Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ETIKA DALAM BERINTERNET DAN INTERNET SEHAT BAGI SISWA/I SMK NEGERI 2 KOTA JAMBI Beni Irawan; Fachruddin; Kurniabudi; Willy Riyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat UNAMA Vol 1 No 2 (2022): JPMU Volume 1 Nomor 2 Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jpmu.2022.1.2.136

Abstract

Selain digunakan sebagai media pembelajaran positif oleh siswa, internet juga mampu memberikan dampak negatif yang besar jika tidak digunakan secara bijak seperti pornografi, penistaan, penipuan, perjudian, kecanduan game online, pelecehan secara online, pencemaran nama baik, isu SARA, berita bohong (hoaks) serta perundungan dunia maya (Cyberbullying). Oleh karena itu wawasan etika berinternet sehat (cyber ethics) seyogyanya disampaikan sedini mungkin kepada siswa agar dapat memanfaatkan internet dengan sehat dan aman serta bijak dapat mengoptimalkan dampak positif dalam berinternet dan meminimalisir efek negatif dalam berinternet bagi kalangan remaja. SMK Negeri 2 Kota Jambi adalah Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di Jl. Kopral Ramli, Pasir Putih, Kec. Jambi Sel., Kota Jambi, 36135. Permasalahan utama yang dihadapi pihak sekolah yaitu belum disosialisasikannya Internet Sehat dan etika dalam berinternet dikalangan siswa/i sehingga di khawatirkan memberikan dampak yang kurang baik terhadap minat dan konsentrasi belajar oleh karenanya diperlukan penyuluhan agar para siswa/i tersebut dapat menggunakan internet secara sehat dan beretika untuk kegiatan positif guna membantu pengembangan prestasi dan kreatifitas siswa/i SMK Negeri 2 Kota Jambi
PELATIHAN PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM GUNA MENUNJANG PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) DI SDN 157/IV KOTA JAMBI Willy Riyadi; Beni Irawan; Fachruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat UNAMA Vol 1 No 2 (2022): JPMU Volume 1 Nomor 2 Oktober 2022
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jpmu.2022.1.2.138

Abstract

Salah satu software alternatif media Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yaitu Google Classroom merupakan Learning Management System (LMS) yang ditawarkan oleh Google untuk pengajar dengan sistem tersentralisasi untuk berkomunikasi dengan siswa, mengajukan pertanyaan, dan membuat tugas. SDN 157/IV Kota Jambi adalah Sekolah Dasar Negeri yang berada di Jl. Sersan Muslim No.100, The Hok, Kec. Jambi Sel., Kota Jambi 36125. Permasalahan utama yang dihadapi pihak sekolah adalah Selama pandemi Covid-19 metode Pembelajaran Jarak Jauh belum menggunakan media yang membantu pendidik mengelola dan menilai kemajuan siswa secara efisien dari mana saja guna mendukung proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sesuai dengan peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Atas dasar permasalahan diatas, penulis tergerak untuk memberikan pelatihan dalam pengabdian masyarakat guna memberikan pelatihan dan pemahaman kepada Guru SDN 157/IV Kota Jambi dengan tema “Pelatihan Penggunaan Google Classroom Guna Menunjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Di SDN 157/IV Kota Jambi”. Dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan peserta dalam memanfaatkan Google Classroom sebagai media Pembelajaran Jarak jauh (PJJ) serta dapat mempraktekkan nya secara bertahap ketika proses belajar mengajar tentunya dengan memberikan penyuluhan dahulu pada para siswa/i di SDN 157/IV Kota Jambi.
PELATIHAN PENERAPAN AI AMAN DAN ETIS UNTUK SISWA/I SMA NEGERI 13 KOTA JAMBI Willy Riyadi; Fachruddin; Kurniabudi; Raka Jumersyah Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat UNAMA Vol 5 No 1 (2026): JPMU Volume 5 Nomor 1 April 2026
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jpmu.2026.5.1.2715

Abstract

Tingginya tingkat adopsi Artificial Intelligence (AI) di kalangan Generasi Z telah membawa perubahan signifikan dalam metode pembelajaran. Berbagai data menunjukkan adanya peningkatan penggunaan AI untuk keperluan edukasi. Namun demikian, siswa SMA Negeri 13 Kota Jambi belum secara optimal memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran yang inovatif. Di sisi lain, pesatnya pemanfaatan teknologi AI tersebut belum diimbangi dengan tingkat kesadaran yang memadai terhadap risiko keamanan siber, seperti pencurian data pribadi dan penipuan daring (phishing) yang semakin berkembang. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara kemampuan pemanfaatan teknologi dan literasi keamanan digital di kalangan siswa. Sebagai upaya menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menyelenggarakan workshop interaktif bagi siswa SMA Negeri 13 Kota Jambi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemaparan materi, studi kasus, serta simulasi praktis guna memberikan pemahaman yang menyeluruh terkait penerapan AI secara aman dan etis. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan siswa dalam memanfaatkan AI secara inovatif dan bertanggung jawab untuk mendukung proses pembelajaran, sekaligus tumbuhnya kewaspadaan serta keterampilan praktis dalam menghadapi berbagai ancaman siber. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk generasi digital yang cerdas, tangguh, dan beretika
Analysis of Google Gemini User Acceptance Among University Students: A TAM and UTAUT Model Approach Mifta Amalia Saharah; Setiawan Assegaff; Fachruddin
Jurnal Manajemen Teknologi Dan Sistem Informasi (JMS) Vol 6 No 2 (2026): JMS Vol 6 No 2 September 2026
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jms.2026.6.2.2617

Abstract

This study aims to analyze the acceptance of Google Gemini among university students by comparing two popular technology acceptance models, Technology Acceptance Model (TAM) and Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Both models were employed to assess the factors influencing the intention and behavior of technology usage, particularly in an academic context. Using data collected through questionnaires containing statements derived from both models, this study identifies the impact of factors such as Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Social Influence (SI), and Facilitating Conditions (FC) on the acceptance of Google Gemini. The results indicate that while TAM provides basic insights into how ease of use and usefulness influence usage intention, UTAUT proves to be more effective in explaining the acceptance of Google Gemini, especially when considering external factors such as social support and facilitating conditions. These findings suggest that UTAUT is a more suitable model for researching the acceptance of complex technologies like Google Gemini, which involve social interactions and the need for technical support. This study contributes valuable insights to the development of more adaptable technology acceptance models for the higher education context.
Analisis Perbandingan Kinerja Arsitektur Unet Dan Yolo Untuk Deteksi Objek Pada Robot Sepak Bola Beroda Haryan Dwi Baharna; Kurniabudi; Fachruddin
Jurnal Informatika Dan Rekayasa Komputer(JAKAKOM) Vol 6 No 1 (2026): JAKAKOM Vol 6 No 1 APRIL 2026
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jakakom.2026.6.1.2334

Abstract

Perkembangan robotika semakin pesat, dengan robot yang semakin berperan dalam berbagai aktivitas manusia. Di Indonesia, kompetisi robot seperti Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) kategori beroda diadakan setiap tahun sebagai bagian dari Kontes Robot Indonesia (KRI). KRSBI mengadopsi aturan dari RoboCup Middle Size League (MSL) dengan penyesuaian tertentu. Salah satu tantangan utama dalam kompetisi ini adalah kemampuan robot untuk mengenali dan merespons elemen-elemen di lapangan, seperti garis, robot lawan, dan bola, melalui segmentasi citra. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua arsitektur deep learning, yaitu U-Net dan YOLO, dalam melakukan segmentasi citra pada robot sepak bola beroda. U-Net, yang dikenal efektif dalam segmentasi gambar, terutama di bidang medis, diuji kemampuannya dalam mengenali objek lapangan, garis, robot, dan bola. Di sisi lain, YOLO, yang terkenal dengan kecepatan dan akurasi dalam deteksi objek real-time, juga dievaluasi untuk tugas yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YOLO lebih unggul dalam mendeteksi objek bola dan robot dengan F1-score konsisten mencapai 1 di semua epoch (10, 50, dan 100), sementara UNet lebih baik dalam mendeteksi garis dan lapangan pada epoch awal. Namun, UNet memerlukan lebih banyak epoch untuk mencapai performa yang setara dengan YOLO dalam mendeteksi objek bola. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemilihan model harus disesuaikan dengan jenis objek yang akan dideteksi, dengan YOLO menjadi pilihan utama untuk deteksi bola dan robot, sedangkan UNet lebih cocok untuk deteksi garis dan lapangan jika waktu pelatihan yang lebih lama dapat ditoleransi.
Implementasi Metode ELECTRE Untuk Penilaian Mahasiswa KIP di STMIK Kaputama Binjai Reno Prastya; Fachruddin; Jasmir
Jurnal Informatika Dan Rekayasa Komputer(JAKAKOM) Vol 6 No 1 (2026): JAKAKOM Vol 6 No 1 APRIL 2026
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jakakom.2026.6.1.2350

Abstract

Penerimaan mahasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada STMIK Kaputama Binjai masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan penilaian, kurang transparan, serta tidak efisien dalam pengolahan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) menggunakan metode ELECTRE (Elimination and Choice Expressing Reality) guna meningkatkan objektivitas dan efisiensi dalam proses seleksi. Sistem dikembangkan berbasis web dengan model Waterfall serta pemodelan UML yang meliputi use case diagram, activity diagram, dan class diagram. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengolah 20 data alternatif dan 10 kriteria penilaian secara terstruktur, serta menghasilkan perangkingan kandidat penerima KIP secara otomatis. Pengujian sistem menunjukkan bahwa proses seleksi menjadi lebih cepat, konsisten, dan mengurangi potensi kesalahan dibandingkan metode manual. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat mendukung pengambilan keputusan secara lebih efektif, akurat, dan transparan.