Sektor UMKM berperan sangat penting di era globalisasi untuk mendukung kebangkitan perekonomian Indonesia khususnya setelah bangkit dari masa pandemi Covid-19.Kondisi tersebut, sebelumnya telah menyebabkan perlambatan roda ekonomi, penurunan pasar, penurunan omset, dan produktivitas yang menurun. Strategi yang harus ditempuh adalah menciptakan inovasi produk berdasarkan kebutuhan untuk menjaga keberlangsungan di masa pandemi, Desa Belo Laut, di Kabupaten Bangka Barat merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar sektor UMKM, khususnya olahan hasil laut. Banyak UMKM yang sebelumnya sudah terkena dampak akibat pandemi, namun secara potensi masih bisa dioptimalkan kembali. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini pendekatan partisipatif yang berupaya untuk melibatkan masyarakat khususnya pelaku UMKM di Desa Belo Laut untuk melakukan pelatihan dan pendampingan terkait dengan pemahaman strategi branding produk UMKM. Peserta pelatihan terdiri dari 50 responden sebagai pelaku UMKM di Desa Belo Laut. Pemahaman terkait strategi branding dilakukan dengan cara memahami tentang nama brand,logo, tagline, kualitas produk, target pasar sampai strategi marketing. Pelaksanaan pelatihan strategi branding tersebut memberikan manfaat dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalaman masyarakat dalam mendesain brand mereka menuju lebih baik dan modern. Disisi lain perubahan konsep dalam pengelolaan brand yang telah dilakukan memdorong konsumen lebih tertarik untuk membeli produk mereka. Jangkauan distribusi produk atau pemasaran juga lebih luas karena sebagian besar pelaku UMKM telah memahami tentang marketing digital dan berjualan melalui media marketplace online. Supaya keberlanjutan usahanya tetap konsisten setiap pelaku UMKM harus memahami perkembangan dan persaingan pasar melalui ide-ide kreatif untuk menciptakan nilai produk baru dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan pasar.