Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Elektronik Dengan Algoritma Hashing Untuk Integritas Data Juanda Kurniawan Dalimunthe; Ali Ikhwan
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v11i1.70979

Abstract

Transformasi digital dalam administrasi publik menuntut sistem pengelolaan arsip yang aman, valid, dan mudah diverifikasi. Penelitian ini mengembangkan sistem informasi arsip digital yang dilengkapi mekanisme verifikasi integritas menggunakan algoritma hashing SHA-256. Model pengembangan sistem mengikuti metode waterfall yang dimodifikasi dan diimplementasikan menggunakan PHP serta basis data MySQL. Setiap dokumen yang diunggah menghasilkan nilai hash unik yang berfungsi sebagai identitas autentik dan indikator perubahan konten. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hash dari dokumen identik dan dokumen yang dimodifikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa perubahan sekecil apa pun menghasilkan hash yang berbeda secara signifikan, sehingga sistem mampu mendeteksi modifikasi dokumen secara otomatis. Evaluasi pengguna mengonfirmasi peningkatan efisiensi pencarian arsip serta kepercayaan terhadap keaslian dokumen digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi hashing SHA-256 dapat meningkatkan keamanan, integritas, dan akuntabilitas pada sistem pengelolaan arsip digital.
Moderasi Beragama dalam Era Digital: Dampak Media Sosial Terhadap Toleransi Beragama di Desa Medang Baru Chintya Pradilla Putri; Dinda Karunia Putri; Dwi Kurniawan; Juanda Kurniawan Dalimunthe; Lucky Tirta Nurarfiansyah; Soni Askar Sinaga; Aminuddin Aminuddin
Jurnal Akuntansi Hukum danĀ Edukasi Vol. 1 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jahe.v1i2.3801

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah menjadikan media sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Platform seperti Facebook, Instagram, dan Twitter memungkinkan miliaran orang untuk terhubung dan berbagi informasi, termasuk pandangan dan praktik keagamaan. Artikel ini mengeksplorasi peran media sosial dalam mempengaruhi moderasi beragama, khususnya dalam konteks masyarakat Desa Medang Baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan penting dalam menyebarkan pesan-pesan moderasi beragama dan toleransi, namun juga memiliki potensi menyebarkan radikalisme dan disinformasi yang dapat memicu polarisasi sosial. Oleh karena itu, pendekatan yang bijak dalam penggunaan media sosial diperlukan untuk mendukung dialog antaragama yang konstruktif dan memperkuat kerukunan masyarakat. Media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan antarumat beragama jika digunakan dengan tepat dan bertanggung jawab.