Pembelajaran Bahasa Inggris di madrasah umumnya berorientasi pada kompetensi linguistik, sementara potensinya sebagai media internalisasi nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) masih minim dikaji. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai PAI melalui pembelajaran Bahasa Inggris di MAS Al-Washliyah Medan sekaligus mengelaborasi keterkaitan teori internalisasi nilai pendidikan Islam dengan pembelajaran bahasa berbasis nilai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan utama guru Bahasa Inggris kelas X, didukung observasi dan analisis dokumen pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas dijaga melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai PAI berlangsung melalui integrasi materi, metode, dan keteladanan guru yang mencakup tahapan transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai. Kebaruan penelitian terletak pada pemetaan mekanisme internalisasi nilai secara empiris dalam pembelajaran Bahasa Inggris di madrasah. Penelitian juga menemukan kendala berupa keterbatasan waktu, minimnya kosakata Islami berbahasa Inggris, dan belum optimalnya kurikulum terintegrasi, sehingga diperlukan kolaborasi guru Bahasa Inggris dan PAI dalam pengembangan pembelajaran lintas mata pelajaran.