Taufik Darmawan
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMUNITAS SASTRA PINGGIRAN SEBAGAI PENGGERAK DINAMIKA DAN DIALEKTIKA SASTRA DI INDONESIA Antok Risaldi; Taufik Darmawan; Wahyudi Siswanto
Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni (Sesanti) Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni (Sesanti) 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai komunitas sastra pinggiran sebagai penggerak dinamika dan dialektika sastra di Indonesia. Berdasarkan latar belakang munculnya komunitas sastra pinggiran maka banyak hal yang dapat dituai dalam dinamika kesusastraan Indonesia termasuk dalam memberikan pembaharuan dalam segi estetika karya sastra. Munculnya paradigma bahwa tidak adanya hegemoni komunitas dengan komunitas lain sebagai peran komunitas sastra di samping sebagai wadah kreativitas masyarakat, bagaimana basis- basis komunitas sastra pinggiran dalam melakukan regenerasi anggota atau menumbuhkembangankan bakat-bakat muda. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi data yang terbagi menjadi tiga langkah yakni: pertama triangulasi sumber data, kedua triangulasi teori, dan ketiga merupakan triangulasi pengumpulan data. Simpulan dari penelitian ini adalah komunitas sastra pinggiran dalam kesusastraan di Indonesia mampu bergerak baik dalam dinamika maupun dialektika. Komunitas sastra pinggiran mampu menjadi basis estetika bagi kesusastraan Indonesia.
Pesona Pantun Jarjit dalam Serial Animasi Upin-Ipin: Pantun sebagai Diplomasi Budaya Indonesia-Malaysia Aswan Aswan; Taufik Darmawan; Dwi Sulistyorini
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 12, No 2 (2023): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v12i2.6276

Abstract

The animated series Upin and Ipin has had a wide-ranging impact on the Malaysian-Indonesian community. Jarjit is an influential figures in animated series. Jarjit is popular because he is good at singing rhymes while communicating with other figures. The purpose of this study is to examine the charm of Jarjit's pantun and its relevance to cultural diplomacy instruments to strengthen Malaysia-Indonesia relations. The method used was qualitative, with a content analysis approach involving several stages. The data source in this study is the Les'Copauque YouTube channel, while the research data are Jarjit rhymes from 45 episodes of Upin and Ipin. The findings of this study are that Jarjit's rhymes in the animated series Upin and Ipin have a unique charm in terms of the characteristics of Jarjit rhymes, which always start with two or three as the sampiran of the rhymes; Jarjit, who comes from Indian ethnicity; the type of karmina rhymes; Jarjit rhymes as a children's oral tradition; and pantun jarjit as a representation of multiculturalism. Based on the charm of Jarjit's pantun, the poem is entitled that Jarjit's rhyme is an instrument of cultural diplomacy that can strengthen Malaysia-Indonesia relations. AbstrakSerial animasi Upin dan Ipin memberi dampak yang luas biasa bagi masyarakat Malaysia-Indonesia. Salah satu tokoh yang berpengaruh di dalam serial animasi tersebut adalah Jarjit. Jarjit populer karena piawai berpantun ketika berkomunikasi dengan tokoh-tokoh lainnya. Dari fenomena tersebut, tujuan penelitian ini adalah mengkaji pesona pantun Jarjit dan relevansinya pada instrumen diplomasi budaya untuk memperkokoh hubungan Malaysia-Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan konten analisis melalui beberapa tahapan. Sumber data dalam penelitian ini adalah kanal Youtube Les’Copauque sedangkan data penelitian adalah pantun Jarjit dari 45 episode Upin dan Ipin. Temuan penelitian ini adalah pantun Jarjit dalam serial animasi Upin dan Ipin memiliki pesona yang unik ditinjau dari ciri khas pantun Jarjit yang selalu berawal dari dua tiga sebagai sampiran pantunnya,  Jarjit yang berasal dari etnis India, jenis pantun karmina, pantun Jarjit sebagai tradisi lisan anak, dan pantun Jarjit sebagai representasi multikulturalisme. Berdasarkan pesona pantun Jarjit tersebut, disimpulkan bahwa pantun Jarjit merupakan instrumen diplomasi budaya yang dapat memperkokoh hubungan Malaysia-Indonesia.