Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA OBAT SILDENAFIL SITRAT PADA JAMU KUAT YANG BEREDAR DI KOTA MANADO Astrid Maulani Runtukahu; Fatimawali; Elly Juliana Suoth
PHARMACON Vol. 13 No. 1 (2024): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.13.2024.49343

Abstract

Penambahan bahan kimia obat dengan jamu sering dilakukan guna meningkatkan khasiat obat tradisional. Sildenafil sitrat adalah obat yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pria sering ditambahkan dalam jamu kuat. Penggunaan tanpa pengawasan medis yang tepat dapat meningkatkan resiko efek samping yang serius. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan sildenafil sitrat dalam jamu kuat. Sampel jamu kuat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 5 macam merek jamu kuat yang dijual di sekitar Manado. Sampel diambil dengan secara purposive sampling. Metode penelitian dilakukan secara dekriptif dengan analisa kualitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan adanya jamu yang mengandung sildenafil sitrat yaitu sampel jamu C, D dan E mempunyai spektrum panjang gelombang yang hampir sama dengan baku sildenafil sitrat dengan λmax : 292 nm. Kata Kunci : Sildenafil Sitrat, Spektrofotometri UV-Vis, Jamu Kuat, Panjang Gelombang.
In Silico Study of Quercetin and Its Derivatives as Potential Antituberculosis Angelina Stevany Regina Masengi; Greachylia Chelzy; Jimmy Posangi; Trina Ekawati Tallei; Fatimawali; Christi Diana Mambo; Dian Augina Rintibulawan Rambulangi
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v15i1.60150

Abstract

Tuberculosis (TB) remains the second leading cause of death in the world, with the resistance of Mycobacterium tuberculosis to first-line drugs, such as isoniazid (INH), contributing to the emergence of multi-drug resistant TB (MDR-TB). This study aims to evaluate the potential of quercetin and its derivatives as InhA enzyme inhibitors through an in silico approach to offer innovative therapeutic alternatives to improve the effectiveness of TB treatment. The analysis includes physicochemical properties, ADMET profiles, molecular interactions, and affinity of compounds to the InhA enzyme as an antituberculosis target. The study workflow included ligand and receptor preparation, prediction of biological activity, physicochemical and ADMET analysis, docking validation, molecular docking, and visualization of molecular interactions. Molecular docking was performed using Gnina software, showing that rutin has the lowest binding energy (ΔG) of -12.22 kcal/mol, indicating strong interaction affinity. In addition, ADMET and toxicity analysis showed good pharmacokinetic potential for the test compounds Docking validation confirmed the reliability of the employed methodology, further supporting the potential of quercetin and its derivatives as antituberculosis candidates. However, although quercetin and its derivatives showed promising biological activity, the ADMET profile results were variable, requiring further optimization to develop effective and safe TB therapies.