Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KADAR RADA’AH YANG MENGHARAMKAN PERNIKAHAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Zainal Abidin, Ali
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v3i1.62

Abstract

Salah satu makanan terbaik yang dianugrahkan oleh Allah SWT adalah asi buat seorang bayi melalui perantara seorang ibu agar dapat terjamin kelangsungan hidupnya dikemudian hari, dan perempuan yang menyusukan tersebut menjadi ibunya dan diharamkan pernikahan denganya dan segenap keturunannya, itu konsekuensi atau efek hukum yang diatur oleh syariat. Perdebatan para ulama mazhab jumhur dan ibn hazm dan mazhab syafii dan mazhab imam ahmad bin hanbal, pasalnya apakah hubungan susuan terjadi seketika ketika bayi minum susu wanita? Jawabannya tidak karena harus melihat kadar susuan yang diminum bayi tersebut dan berapakah  umur bayi yang menyusui? beberapa dalil dari al-Quran dan Hadis yang masih menjadi perdebatan di kalangan ulama dalam membahas masalah ini.
SMART BATIK EMPOWERMENT: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PENGRAJIN PUNGSARI MELALUI AI DAN DIGITAL MARKETING OPTIMIZATION Adi Pratama, Rohmawan; Zainal Abidin, Ali; Noviana Paradhita, Astrid
Studi Kasus Inovasi Ekonomi Vol. 10 No. 01 (2026)
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/skie.v10i01.42308

Abstract

Program Smart Batik Empowerment dirancang untuk menjawab permasalahan rendahnya literasi digital dan keterbatasan kapasitas pemasaran daring pengrajin batik di Desa Pungsari, Sragen. Sebagian besar pengrajin masih mengandalkan metode penjualan konvensional, belum memahami strategi branding digital, serta belum memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam promosi produk. Kondisi ini menyebabkan jangkauan pasar terbatas dan daya saing menurun di era digital. Program ini menawarkan solusi berupa asesmen kebutuhan, pelatihan digital marketing, workshop pemanfaatan AI untuk pembuatan konten dan deskripsi produk, implementasi website kolektif, serta pendampingan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah participatory action approach berbasis experiential learning dengan evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi digital dan keterampilan pemasaran. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital sebesar 50,6%, terbentuknya 15 akun Instagram Business aktif, serta implementasi website “sentrabatikpungsari.com” sebagai marketplace kolektif. Program ini membuktikan bahwa AI berperan sebagai enabler strategis dalam memperkuat storytelling budaya, konsistensi branding, dan perluasan pasar tanpa menghilangkan nilai tradisional batik.