Kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional antara UiTM dan UNIJA: Pendampingan dalam Pertukaran Budaya merupakan program pengabdian internasional yang dilaksanakan di Sanggar Belajar Kuala Langat dan Sanggar Belajar Jalan Kebun, Malaysia. Program ini lahir dari permasalahan utama yang dihadapi kedua sanggar, yaitu rendahnya pengetahuan anak-anak imigran Indonesia terhadap budaya tanah air, akibat keterbatasan akses pendidikan formal dan dominasi lingkungan budaya setempat. Melalui kerja sama antara Universitas Wiraraja Madura dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, kegiatan dirancang secara partisipatif dan berbasis pengalaman (experiential learning), sehingga anak-anak dapat terlibat langsung dalam mempelajari tarian tradisional, lagu daerah, permainan rakyat, cerita rakyat, serta nilai-nilai kebersamaan khas Indonesia. Sesi pertukaran budaya dengan mahasiswa UiTM juga memperluas wawasan peserta sekaligus menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya sendiri di tengah lingkungan multikultural. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan rasa bangga anak-anak terhadap budaya Indonesia. Puncak kegiatan ditandai dengan mini showcase yang menampilkan hasil belajar peserta di depan publik. Untuk keberlanjutan, tim pengabdian menyerahkan modul pembelajaran budaya beserta perlengkapan pendukung kepada pengelola sanggar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan budaya, tetapi juga menjadi sarana penguatan identitas kebangsaan dan hubungan persahabatan antarnegara melalui pendidikan dan kebudayaan. Keberhasilan ini diharapkan menjadi pijakan bagi program serupa di masa mendatang, baik di lokasi yang sama maupun di komunitas imigran Indonesia lainnya.