Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Putusan Pengadilan dalam Sengketa Perjanjian yang Disebabkan oleh Wanprestasi : Putusan PT PALEMBANG Nomor 68/PDT/2016/PT PLG Denanda Zahra Ajrina; Marcha Jeanne Mawene; Bagas Jeremia Siahaan; Naumy Syauqina Dalida; Sulastri Sulastri
Journal of Student Research Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v3i1.3455

Abstract

Default is a violation of an agreement which can give rise to various legal problems. This research aims to carry out a comprehensive analysis of court decisions in cases of breach of contract PT PALEMBANG Court Decision Number 68/PDT/2016/PT PLG, it is hoped that this research can provide a deeper understanding of the court mechanism in influencing the assessment of the existence of elements of bad faith in the default case and the difference in legal treatment between total and partial default in the PT PALEMBANG decision Number 68/PDT/2016/PT PLG. Apart from that, it is also hoped that this research can provide recommendations for legal practitioners and parties involved in agreements to avoid default in the future.
Perlindungan Hukum Nasabah dalam Kredit Perbankan: Studi Kasus pada PT Bank Mandiri dan Kredit Proyek Fiktif di BPD Jawa Tengah Muhammad Afif; Abyan Hafizd Naufal; Denanda Zahra Ajrina; Dwi Desi Yayi Tarina
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6134

Abstract

Penelitian ini meneliti perlindungan hukum dalam sistem kredit perbankan, dengan fokus khusus pada kasus-kasus bermasalah yang melibatkan wanprestasi (pelanggaran perjanjian) dan pembiayaan proyek fiktif. Dengan menggunakan metode yuridis-normatif, penelitian ini mengkaji studi kasus dari Putusan No. 338/Pdt.G/2023/PN Medan yang melibatkan Bank Mandiri serta skandal kredit fiktif di BPD Jawa Tengah. Kajian ini membahas unsur-unsur wanprestasi, menganalisis tanggung jawab hukum masing-masing pihak, bank dan debitur, serta menelaah jalur penyelesaian sengketa, termasuk eksekusi jaminan dan litigasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan mendesak bagi pihak bank untuk memperkuat proses verifikasi jaminan dan meningkatkan transparansi dalam perjanjian kredit. Di sisi lain, nasabah juga memerlukan perlindungan yang lebih baik terhadap klausul baku yang merugikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi OJK, peningkatan literasi keuangan konsumen, serta optimalisasi efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa alternatif.