Sachriani Sachriani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Paprika Merah Lokal (Capsicum annum var.grossum L.) Terhadap Kadar Air dan Kualitas Organoleptik Sambal Bawang Zalika Saputri Dewi; Ridawati Ridawati; Sachriani Sachriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalis pengaruh penggunaan paprika merah lokal terhadap kadar air dan kualitas organoleptik sambal bawang. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan penggunaan paprika merah lokal 0%, 50%, 75%, dan 100% dari berat cabai keriting. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelompok, panel perseorangan yaitu dosen tata boga Universitas Negeri Jakarta berjumlah 5 orang dan panel agak terlatih mahasiswa tata boga sebanyak 60 orang. Parameter fisik yang diukur adalah kadar air menggunakan oven dengan metode gravimetri. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA terhadap kadar air dan dilanjutkan uji Duncan, sedangkan data organoleptik dianalisis secara non parametrik dengan uji Kruskall Wallis dengan uji lanjutan Tuckey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap kadar air dan kualitas organoleptik pada sambal bawang dengan penggunaan paprika merah lokal. Peningkatan penggunaan paprika merah lokal berpengaruh signifikan terhadap kadar air sambal bawang. Namun pada aspek warna, aroma bawang, tesktur, rasa gurih, dan rasa bawang tidak terdeteksi pengaruh. Pada aspek tertentu menunjukkan bahwa paprika merah lokal dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat aroma paprika dan menambah tingkat kepedasan, meskipun tidak mengubah atribut dasar lain dari sambal bawang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan paprika merah lokal berfungsi untuk menurunkan tingkat kepedasan sambal bawang agar lebih seimbang, namun hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rasa pedas pada penggunaan paprika merah lokal. Selain itu paprika merah lokal juga terbukti dapat meningkatkan kadar air serta memberikan kontribusi sensori tertentu, terutama dalam memperkuat aroma khas paprika meskipun tidak mengubah atribut dasar lain dari sambal bawang.
PENGARUH PENAMBAHAN SARI EDAMAME TERHADAP VISKOSITAS DAN ORGANOLEPTIK PEMBUATAN SAUS SAMBAL HIJAU Alya Nabila Raihanah; Nur Riska; Sachriani Sachriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menganalisis pengaruh penambahan sari edamame terhadap viskositas dan kualitas organoleptik saus sambal hijau. Rancangan acak lengkap dengan variasi konsentrasi sari edamame, yaitu kontrol, 5%, 10%, dan 15%. diterapkan dalam menemukan hasil. Parameter yang diamati meliputi viskositas serta uji organoleptik yang mencakup warna, aroma sari edamame, aroma cabai hijau, tekstur, rasa asin, rasa gurih, dan rasa pedas. Data viskositas dianalisis menggunakan analisis ANOVA yang dilengkapi dengan uji Duncan, sementara data organoleptik diperiksa secara deskriptif. Temuan penelitian mengindikasikan jika penambahan sari edamame berpengaruh nyata terhadap viskositas saus sambal hijau, di mana semakin tinggi konsentrasi sari edamame yang ditambahkan, viskositas cenderung menurun. Nilai viskositas yang diperoleh masih berada dalam rentang viskositas saus sambal yang dapat diterima secara teknis dan sensoris. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan sari edamame memengaruhi atribut sensoris yaitu aroma sari edamame. Perlakuan dengan penambahan sari edamame 10% menunjukkan tingkat penerimaan panelis tertinggi, khususnya pada atribut tekstur dan rasa gurih, karena menghasilkan keseimbangan antara kekentalan dan cita rasa saus sambal hijau. Dapat disimpulkan bahwa sari edamame berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan saus sambal hijau, dengan konsentrasi optimal sebesar 10%, karena mampu meningkatkan nilai fungsional tanpa menurunkan mutu fisik dan organoleptik produk.