Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan Keuangan Digital terhadap Pertumbuhan Ekonomi Eka Siburian; Meilany Dwi; Reneva Manurung; Risa Nabila; Dodi Siburian; Nasrullah Hidayat
Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/trending.v3i1.3671

Abstract

This research discusses panel data regression models on the Human Development Index (HDI) and digital finance in Indonesia during the 2019-2023 period. The secondary data used in this research is a combination of time series data from 2019- 2023 and cross section data covering 34 provinces in Indonesia. This data was obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and Bank Indonesia. The research began by determining the best panel data regression model using the REM (Random Effect Model) approach. The research results show that the HDI variable has a positive influence on economic growth, while digital finance has a negative influence on economic growth. Simultaneous tests show that overall, HDI and digital finance do not have a significant influence on economic growth.
Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Sintaksis pada Makalah Prodi Perbankan Syariah Risa Nabila; Aizzatur Rifqoh; Azizah Rachmayani
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 02 (2023)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v4i02.6910

Abstract

One deviation from the rules of language use is language error. Conversational or written language that deviates from the rules includes language errors. Language errors often occur anywhere, anytime, including in professional settings and when writing scientific articles. This is evidenced by research involving the reading of papers from the Islamic Banking study program at UIN Raden Mas Said Surakarta. The paper contains several grammatical errors. To analyze and evaluate language errors at the syntactic level in the fields of phrases and sentences in various student papers of the Islamic Banking study program UIN Raden Mas Said Surakarta, the authors conducted a study. This research utilizes a qualitative approach method. Techniques for collecting data that involve reading and taking notes. The study information comes from a number of papers written by students of the Islamic Banking study program at UIN Raden Mas Said Surakarta. Language problems at the syntactic level can be found in a collection of papers written by students of UIN Raden Mas Said Surakarta in the Islamic Banking study program. According to research findings, there are errors in the field of phrases that occur due to the use of redundant words. In addition, a statement that does not have a subject or predicate, is illogical, contains unnecessary question words, or is not a subject is also a syntax error in a sentence.   Salah satu penyimpangan dari kaidah penggunaan bahasa adalah kesalahan bahasa. Bahasa percakapan atau tertulis yang menyimpang dari aturan termasuk kesalahan bahasa. Kesalahan bahasa sering terjadi di mana saja, kapan saja, termasuk di lingkungan profesional dan saat menulis artikel ilmiah. Hal ini dibuktikan dengan penelitian yang melibatkan pembacaan makalah dari prodi Perbankan Syariah di UIN Raden Mas Said Surakarta. Makalah tersebut mengandung beberapa kesalahan tata bahasa. Untuk menganalisis dan mengevaluasi kesalahan bahasa pada tataran sintaksis pada bidang frasa dan kalimat dalam berbagai makalah mahasiswa prodi Perbankan Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta maka penulis melakukan penelitian. Penelitian ini memanfaatkan metode  pendekatan kualitatif. Teknik untuk mengumpulkan data yang melibatkan membaca dan mencatat. Informasi kajian tersebut berasal dari sejumlah makalah yang ditulis oleh mahasiswa prodi Perbankan Islam UIN Raden Mas Said Surakarta. Masalah bahasa pada tataran sintaksis dapat ditemukan pada kumpulan makalah yang ditulis oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta di prodi Perbankan Islam. Menurut temuan penelitian, ada kesalahan bidang frasa terjadi akibat penggunaan kata yang mubazir. Selain itu, pernyataan yang tidak memiliki subjek atau predikat, tidak logis, mengandung kata tanya yang tidak perlu, atau bukan subjek juga merupakan menjadi kesalahan sintaksis dalam kalimat.
MODEL PEMBERDAYAAN BERBASIS PENTAHELIX DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR Najla Satira; Darajati, Aflaha; Rahmatil Aulia Fadhilah; Ainun Muslihatun Najibah Rozi; Risa Nabila; Chelin Indisyah Putri; Radja Farros Nur Zamzamy; Agam Jati Mulya; Moh. Bahrul Lahut; Defan Auli Rahmatillah; Ahmad Abbas Arrosyid
Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol. 25 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/aplikasia.v25i2.4144

Abstract

Abstract - This study aims to examine the implementation of a pentahelix-based empowerment model in an effort to increase literacy interest among primary school students. The pentahelix model involves five important elements, namely academics, businesses, communities, government and media, which synergistically work together to create a productive literacy ecosystem. The problem of low interest in reading in Indonesia, which is reflected in the low international literacy rankings, is the background to the importance of this collaborative approach. This research used a descriptive qualitative method with a field study approach in several elementary schools. The results show that the implementation of the pentahelix model can significantly increase students' interest in reading, especially when all elements play an active role according to their capacity. Strong collaboration between pentahelix elements creates a more contextualized, interesting and meaningful learning experience for students. This study recommends replicating this model at the primary education level more widely to strengthen literacy culture from an early age.   Keyword: Pentahelix, Empowerment, Literacy, Primary School.   Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pemberdayaan berbasis pentahelix dalam upaya meningkatkan minat literasi di kalangan siswa sekolah dasar. Model pentahelix melibatkan lima unsur penting, yaitu akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media yang secara sinergis bekerja sama dalam menciptakan ekosistem literasi yang produktif. Permasalahan rendahnya minat baca di Indonesia, yang tercermin dari peringkat literasi internasional yang masih rendah, menjadi latar belakang pentingnya pendekatan kolaboratif ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan pada beberapa sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pentahelix mampu meningkatkan minat baca siswa secara signifikan, terutama ketika semua elemen berperan aktif sesuai kapasitasnya. Kolaborasi yang kuat antar unsur pentahelix menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, menarik, dan bermakna bagi siswa. Penelitian ini merekomendasikan replikasi model ini pada tingkat pendidikan dasar secara lebih luas untuk memperkuat budaya literasi sejak dini.   Kata kunci: Pentahelix,Pemberdayaan, Literasi, Sekolah Dasar