Andini, Reski
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Regresi Logistik Biner terhadap Faktor-Faktor yang Memengaruhi UMKM dalam Penerapan Digital Marketing : Studi Kasus: Kecamatan Tamalate Kota Makassar Sanusi, Wahidah; Ihsan, Hisyam; Andini, Reski
Journal of Mathematics, Computations and Statistics Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 07 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jmathcos.v7i1.1947

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan menggunakan regresi logistik biner dalam melihat hubungan antara faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan digital marketing pada pelaku UMKM melalui media sosial atau online. Regresi logistik merupakan analisis statistika guna mendeskripsikan hubungan antara variabel respon yang bersifat kategori dengan variabel prediktor berskala kategori atau kontinu. Dalam menentukan model regresi logistik biner yang paling sesuai maka dilakukan analisis regresi logistik biner dengan menggunakan Uji G dan Uji Wald untuk menguji masing-masing koefisien parameter dan memaparkan deskriptifnya. Data diambil pada bulan November 2022 menggunakan bantuan kuesioner dengan jumlah responden 113 pelaku UMKM. Sebanyak 87,61% dari jumlah pelaku UMKM di Kecamatan Tamalate Kota Makassar yang menerapkan digital marketing. Mayoritas pelaku UMKM yang menerapkan digital marketing, memiliki pendidikan terakhir perguruan tinggi, usia 35-50 tahun, penggunaan jaringan internet yang berlangganan Wi-Fi, tidak pernah mengikuti pelatihan teknologi informasi dan memiliki jenis usaha yaitu jasa. Model regresi logistik yang mempunyai nilai statistik G terkecil adalah model yang terbaik yaitu dengan statistik uji G sebesar 65,950. Berdasarkan uji kesignifikan parameter dengan menggunakan uji Wald, bahwa variabel pendidikan memiliki pengaruh signifikan yang lebih besar terhadap penerapan digital marketing pada pelaku UMKM.
Dunia dalam Pikiran telah Epistemologi terhadap Realitas dan Pengetahuan Putri, Tenri Ayulia; Andini, Reski; Mustainah, Mustainah
JURNAL EDUKASI NONFORMAL Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Edukasi Nonformal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang Tradisi filsafat didasarkan pada pencarian tentang hakikat realitas dan pengetahuan. Sebagai cabang filsafat, epistemologi memainkan peran penting dalam menjembatani hubungan antara konstruksi mental yang ada dalam pikiran manusia dan dunia objektif yang ada di luar diri manusia. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengkaji epistemologi secara menyeluruh. Penulis meneliti berbagai perspektif epistemologis, mulai dari filsuf klasik seperti Plato dan Aristoteles hingga filsuf modern seperti Descartes, Kant, dan Husserl, dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka. Studi ini menunjukkan bahwa pengetahuan bukan hanya hasil dari melihat dunia secara pasif tetapi juga hasil dari membangun pengetahuan secara aktif oleh orang yang mengetahuinya. Hasil diskusi menunjukkan bahwa dunia pikiran manusia tidak dapat dipisahkan dari dunia nyata, dan bahwa subjek selalu melakukan interpretasi dan penyaringan untuk memahami apa yang sebenarnya. Oleh karena itu, epistemologi tidak hanya membahas bagaimana pengetahuan dikumpulkan, tetapi juga bagaimana manusia menciptakan makna, kebenaran, dan pemahaman tentang dunia. Kajian ini menunjukkan bahwa manusia perlu memahami mekanisme berpikir mereka sendiri dan kekuatan dan kelemahan instrumen kognitif mereka jika mereka ingin memahami dunia secara kritis dan menyeluruh. Dalam konteks pembentukan pengetahuan, tulisan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman filosofis tentang hubungan antara pikiran dan kenyataan.
PEMBELAJARAN MENDALAM DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS ESAI KRITIS DI ERA DIGITAL Ayu, Wiska Putri; Andini, Reski; Putri, Tenri Ayulia; Dewi, Anita Candra
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2863

Abstract

This study aims to examine the role of deep learning in developing critical essay writing skills in the digital era. The research employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing various scholarly articles related to deep learning, digital literacy, and writing skills. The findings indicate that deep learning significantly contributes to improving students’ critical thinking abilities, which are reflected in more argumentative, systematic, and evidence-based writing. In addition, digital literacy plays an important role in helping students evaluate and use information sources appropriately, while digital technology and artificial intelligence function as facilitators in the writing process. However, the use of technology without being balanced by critical thinking skills may reduce the quality of arguments in writing. Therefore, an integrative learning model that combines deep learning, digital literacy, and pedagogical use of technology is needed to improve the quality of critical essay writing skills in higher education. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pembelajaran mendalam dalam pengembangan keterampilan menulis esai kritis di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang menganalisis berbagai literatur ilmiah berupa artikel jurnal terkait pembelajaran mendalam, literasi digital, dan keterampilan menulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, yang tercermin dalam kualitas tulisan yang lebih argumentatif, sistematis, dan berbasis bukti. Selain itu, literasi digital berperan penting dalam membantu mahasiswa mengevaluasi dan menggunakan sumber informasi secara tepat, sementara teknologi digital dan kecerdasan buatan berfungsi sebagai fasilitator dalam proses penulisan. Namun, pemanfaatan teknologi yang tidak diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis dapat menurunkan kualitas argumentasi dalam tulisan. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mengintegrasikan pembelajaran mendalam, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi secara pedagogis untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis esai kritis di pendidikan tinggi.