Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERBANDINGAN CHAOTIC ELEPHANT HERDING OPTIMIZATION ALGORITHM DENGAN ELEPHANT SWARM WATER SEARCH ALGORITHM Ai Nurhayati
Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Vol. 5 No. 1 (2022): JIRE April 2022
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jire.v5i1.389

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan tingkat efektivitas dari dua algoritma hasil pengembangan Elephant Herd Optimization (EHO) yaitu Chaotic Elephant Herding Optimization (CEHO) dan Elephant Swarm Water Search (ESWS). Metode yang digunakan untuk mengukur kinerja dari kedua algoritma adalah metode pengujian melalui software MATLAB versi 2018a yang dilakukan terhadap enam persamaan matematika sebagai fungsi pembanding untuk mengukur tingkat efektivitas kinerja dari kedua algoritma yaitu persamaan fungsi Rosenbrock, Griewank, Ackley, Shwefel, Elliptic dan Rastrigin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma ESWS lebih efektif daripada algoritma CEHO untuk mencari titik minimum global dalam persoalan metode optimasi. Algoritma ESWS tampak unggul dalam mencapai titik minimum untuk fungsi Elliptic, Schwefel, Ackley, Rosenbrock, Griewank dan Rastrigin.
THE OPENNESS OF ACCESS AND BEHAVIOR OF DISPOSING OF GARBAGE ON THE RIVERBANKS Ai Nurhayati; Guruh Burhanto
SAMPURASUN Vol 9 No 1 (2023): Sampurasun Vol. 9 No. 1 - 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/sampurasun.v9i1.7054

Abstract

The people of Loji village have limited access to the riverbanks which makes them a place to live rubbish. The purpose of this study is to show what kind of behavior and access the village community Loji behaved to throw garbage on the riverbank. The method used is interview and observation. The results of this study found that the open access factor makes people feel now the riverbanks have become common property and are used together to be used as a place of waste disposal. The concepts of access and rational choice are used because they can explain the behavior of residents to dispose of waste that pollutes and damages the environment.
OPTIMASI STRATEGI PEMASARAN TANAMAN DAUN UNGU MELALUI ANALISIS SWOT DALAM SISTEM INDUSTRI AGRIBISNIS Ai Nurhayati
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 2 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v13i2.179

Abstract

Tanaman daun ungu yang dikenal dengan nama ilmiahnya di dunia tumbuhan adalah Graptophyllum pictum (L.) Griff. merupakan salah satu tanaman yang kaya akan zat antioksidan dengan khasiat kegunaan yang sangat banyak untuk bidang ilmu kesehatan manusia. Budidaya tanaman ungu memiliki potensi besar di masa depan untuk dikembangkan menjadi komoditas ekspor yang bisa dijalankan oleh industri pertanian. Usaha budidaya tanaman ungu bisa dioperasikan dalam berbagai macam skala bisnis, mulai dari skala usaha mikro, kecil, menengah dan besar. Budidaya tanaman daun ungu memiliki permasalahan yang membuat petani usaha kecil mengalami kerugian. Hal ini disebabkan karena para petani usaha kecil budidaya tanaman ungu belum mengetahui strategi pemasaran yang tepat dalam usaha bisnis tanaman daun ungu. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pemasaran yang tepat dalam usaha budidaya tanaman daun ungu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode analisis SWOT. Hasil identifikasi kekuatan dari bisnis tanaman daun ungu adalah memiliki khasiat obat tradisional, mudah dibudidayakan, multifungsi, biaya produksi rendah, dan adaptif terhadap lingkungan. Kelemahan dari bisnis ini terdiri atas waktu panen relatif lama, standardisasi kandungan senyawa aktif belum konsisten, kurang dikenal secara luas oleh masyarakat modern, daya simpan rendah, dan minim penelitian skala industri. Peluang dari bisnis ini adalah tren peningkatan minat obat herbal dan back to nature, potensi pengembangan produk turunan, dukungan riset dan hilirisasi herbal, peluang pasar ekspor, integrasi dengan riset teknologi pangan dan farmasi. Ancaman dari bisnis ini adalah persaingan dengan tanaman herbal lain, regulasi BPOM yang ketat, serangan hama dan penyakit tanaman, fluktuasi permintaan pasar, dan risiko klaim khasiat berlebihan. Hasil strategi berdasarkan SWOT untuk bisnis diperoleh bahwa dengan strategi SO yaitu pengembangan produk herbal bernilai tambah berbasis riset. Strategi WO yaitu standardisasi budidaya dan ekstraksi senyawa aktif. Strategi ST dengan cara diferensiasi produk berbasis bukti ilmiah. Strategi WT dalam bisnis ini bisa dilakukan dengan cara manajemen risiko budidaya dan kepatuhan regulasi. Berdasarkan hasil pengukuran dari penelitian ini diperoleh prioritas utama adalah strategi SO. Strategi SO yang dapat diterapkan dalam bisnis tanaman daun ungu adalah dengan cara melakukan pengembangan produk herbal bernilai tambah berbasis riset. Beberapa contoh potensi pengembangan produk turunan dari tanaman daun ungu yaitu dengan cara pembuatan teh herbal, kapsul, salep, dan ekstrak cair yang berbahan dasar berasal dari tanaman daun ungu.
PENDEKATAN TEKNIK INDUSTRI DALAM BUDIDAYA TANAMAN ANTI OKSIDAN Ai Nurhayati
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 14 No 1 (2026): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v14i1.208

Abstract

Tanaman yang mengandung senyawa antioksidan seperti rosela, pegagan, dan kemangi memiliki nilai ekonomis tinggi serta manfaat kesehatan yang luas, terutama di bidang pangan fungsional, farmasi, dan kosmetik. Namun, proses budidaya tanaman ini masih menghadapi tantangan terkait efisiensi dan keberlanjutan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan sains dan teknologi, khususnya dari perspektif teknik industri, dapat meningkatkan efisiensi dan mutu dalam sistem budidaya tanaman antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi seperti Internet of Things (IoT), manajemen rantai pasok, dan metode lean dalam sistem produksi pertanian tanaman antioksidan. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur dan analisis sistem produksi berbasis teknologi. Studi kasus digunakan untuk menelaah implementasi sensor IoT dalam pemantauan lingkungan budidaya, penerapan prinsip lean agriculture, serta penerapan sistem manajemen mutu dan simulasi proses budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi sensor suhu, kelembapan tanah, dan intensitas cahaya dengan sistem irigasi otomatis dapat menghemat air dan menjaga kualitas tanaman. Penerapan lean agriculture melalui eliminasi pemborosan dan visual management mampu meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, penggunaan sistem manajemen mutu dan traceability, seperti QR code dan ERP, mendukung jaminan mutu produk serta transparansi rantai pasok. Simulasi menggunakan perangkat lunak industri seperti FlexSim membantu mengidentifikasi bottleneck dan mengoptimalkan tata letak lahan. Kesimpulannya, pendekatan teknik industri dalam budidaya tanaman antioksidan secara signifikan dapat meningkatkan efisiensi, mutu, dan keberlanjutan produksi. Integrasi sains dan teknologi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pertanian yang modern dan kompetitif. Kolaborasi lintas disiplin antara teknik industri, pertanian, dan teknologi informasi sangat diperlukan untuk penerapan sistem ini secara efektif di lapangan.