Abdullah Abdullah
Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perhitungan dan Desain Fondasi Telapak Berbasis Data Sondir Pada Rencana Pembangunan Gedung 2 Lantai Rektorat Undaris Abdullah Abdullah; Agung Hari Wibowo
Jurnal Teknik Indonesia Vol 5, No 2 (2024): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v5i2.596

Abstract

Perencanaan Fondasi dilakukan secara cermat untuk mendapatkan daya dukung yang sesuai untuk menopang beban struktur di atasnya. Perencanaan Fondasi yang baik akan menghindarkan keruntuhan struktur di atasnya. Fondasi dalam sebuah sistem struktur bertugas menyalurkan beban struktur ke tanah di bawahnya. Model fondasi telapak terpisah sangat bergantung pada luasannya dalam perhitungan tekanan sentuh di dasar fondasi. Semakin luas telapak fondasi, maka semakin kecil pula tekanan sentuh yang ditimbulkan. Besar kecilnya perancangan tekanan sentuh ini sangat dipengaruhi kemampuan tanah di bawahnya untuk mendukung struktur secara keseluruhan. Dalam penelitian tentang perancangan Fondasi untuk struktur bangunan dua lantai ini diketahui nilai daya dukung ijin dari data sondir dengan nilai qc 45 kg/cm2 menurut Schmertmann adalah 676,67 kN/m2. Nilai ini lebih kecil jika dibandingkan dengan Mayerhoff dan Herminier yang masing-masing meberikan qijin sebesar 975 dan 1000 kN/m2. Dengan kombinasi beban layan, telapak fondasi dirancang dengan dimensi 1,40 x 1,40 m sehingga menghasilkan qmax di dasar fondasi 439,297 kN/m2 yang masih di bawah qijin. Untuk perancangan tulangan, digunakan kombinasi beban ultimit. Analisa struktur yang dilakukan mendapatkan gaya reaksi tumpuan yang selanjutnya digunakan sebagai input perancangan. Dari hasil perhitungan didapatkan tulangan lentur pada arah x maupun y dengan D16-200. Tulangan susut arah x dan y dipasang D13-200, sementara untuk tulangan geser digunakan tulangan geser praktis D13-400/400.