Feri Irawan
STAI Nahdlatul Wathan Samawa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRAKTEK JUAL BELI ARANG DI BANDAR JAYA PERSEPEKTIF EKONOMI ISLAM Putri Yudini Aprianti; ULIL ALBAB; Mawardi Mawardi; Feri Irawan
J-ESA (Jurnal Ekonomi Syariah) Vol. 6 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/jesa.v6i2.1912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Praktek Jual Beli Arang di Bandar Jaya Persepektif Ekonomi Islam. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian penulis menunjukan bahwa, Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Praktek Jual Beli Arang di Bandar Jaya, merupakan praktek jual beli secara timbangan, untuk masalah ijab dan kabulnya penjual hanya serahkan apa yang diinginkan pembeli yang penting jual 1 kilo harganya boleh-boleh saja dan masalah arang yang mereka jual itu tidak ada campurannya, dan mengenai harga arang yang mereka jualkan sekarang yaitu 5.500./kilo karena mereka jual 5.000/kilo penjual hanya mendapatkan keuntungan sedikit saja dari arang yang mereka jual, karena penjual mengetahui pedagang lain juga menetapkan harga arang 5.500/kilo jadi menurut penjual tidak ada masalah mereka jual arang dengan harga seperti itu. Ditinjau dari Ekonomi Islam praktek jual beli Arang di Bandar Jaya yang meliputi subyek dan segi akad dan ijab kabul jual beli sudah sesuai dengan Ekonomi Islam dengan melihat syarat dan rukun sudah terpenuhi. Maka jual beli arang di Bandar Jaya dapat dianggap sah.
Ekonomi Syariah sebagai Solusi Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa Iga Mawarni; M Fahad Addi Pratama; Sasmita Adekantari; Feri Irawan
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the current era of economic development complexity, sustainable development has become a critical focus for many countries, including Indonesia. The aim of sustainable development is to achieve a balance between economic growth, environmental preservation, and social justice. Meeting these challenges requires a reconstruction of economic models that can achieve long-term sustainability by integrating ethical values, including Islamic values. The Qur'an and Sunnah form the basis of Islamic sciences, guiding various aspects of life, including economics. Islamic Economics, or Shariah Economics, represents a reconstructed economic model based on Islamic principles, using revelation, reason, and ijtihad (interpretation) as foundational elements. Principles such as the prohibition of usury (riba) and efforts to ensure fair wealth distribution aim to create a sustainable and inclusive economic environment. This research employs a literature review method to elucidate how Shariah Economics can serve as a solution for sustainable economic development in Sumbawa Regency. Emphasizing financial inclusion, empowerment of SMEs, and principles of justice in economic transactions, Shariah Economics offers a significant contribution to enhancing overall societal welfare.