Suyanto
Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teori Sosiologi Dan Penerapan Sikap Kerja Dalam Pengembangan Dakwah Mujiyati; Suyanto
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine sociological theories in the development of da'wah sociology and the application of work attitudes in the world of work from a da'wah perspective. The research method used is library research by analyzing two papers on sociological theories in da'wah development and the application of work attitudes. The results show that several sociological theories such as structural functionalism, conflict theory, symbolic interactionism, cycle theory, and exchange theory can be used as perspectives in da'wah sociology. Meanwhile, the application of positive work attitudes such as time management, accepting criticism, respecting coworkers, commitment to work, being polite, not bringing personal matters to the office, and paying attention to appearance are important in the world of work and in line with da'wah values. This study contributes to enriching the theoretical foundation of da'wah sociology and practical guidance for da'wah practitioners in the professional world Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori-teori sosiologi dalam pengembangan sosiologi dakwah dan penerapan sikap kerja dalam dunia kerja dari perspektif dakwah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis dua makalah tentang teori-teori sosiologi dalam pengembangan dakwah dan penerapan sikap kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa teori sosiologi seperti fungsionalisme struktural, teori konflik, interaksionisme simbolik, teori siklus, dan teori pertukaran dapat digunakan sebagai perspektif dalam sosiologi dakwah. Sementara itu, penerapan sikap kerja yang positif seperti menghargai waktu, menerima kritik, menghormati rekan kerja, berkomitmen terhadap pekerjaan, bersikap sopan, tidak membawa urusan pribadi ke kantor, dan memperhatikan penampilan penting dalam dunia kerja dan sejalan dengan nilai-nilai dakwah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya landasan teoretis sosiologi dakwah dan panduan praktis bagi para praktisi dakwah di dunia professional
Implementasi Metode Pembelajaran Dakwah dalam Membentuk Karakter Santri di Pondok Pesantren Permata Budiharjo Plaosan Magetan Suyanto; Aditya Fajri Kurnia Pradana
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/f6agjv02

Abstract

Pesantren berperan sebagai pusat aktivitas dakwah yang memiliki unsur-unsur dalam proses komunikasi dakwah, yaitu komunikator (kyai), komunikan (santri), media komunikasi dakwah (pesantren/asrama santri, pusat ibadah/masjid, kitab kuning, majelis/forum/podium, dan lainnya). komunikasi dakwah merupakan upaya menyebarluaskan informasi ke umat Islam dan mengajak manusia ke jalan Allah dengan mengamalkan Al-Qur’an. Sedangkan pendidikan karakter di era modern semakin gencar digalakkan oleh pemerintah, namun persoalan kenakalan remaja, narkoba, dan beberapa kasus lain ini juga kerap kali menjadi perbincangan yang cukup membuat banyak orang geram. Hal ini membuktikan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter pada sekolah formal tidaklah cukup, maka dari itu sebagian orang disamping menyekolahkan anak di sekolah formal juga memasukkannya ke pondok pesantren. Peneliti menumukan keganjalan atau masalah masih banyak rendahnya kesadaran santri dalam membentuk tata tertib di Pondok Peantren. Berangkat dari latar belakang di atas, penelitian ini bertujun untuk mengetahui komunikasi dakwah di Pondok Pesantren Al-Barokah dalam pembentukan karakter santri, faktor pendukung dan penghambat komunikasi dakwah di Pondok Pesantren Al-Barokah dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitataif. Dengan mendeskripsikan hasil penelitian dan memaparkan data apa adanya sesuai hasil temuan di lapangan. Untuk memperoleh data atau informasi-informasi yang relavan dengan masalah yang dicari. Peneliti menggunakan beberapa metode yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil ini adalah komunikasi dakwah dalam pembentukan santri yang berkarakter pada Pondok Pesantren Permata Budiharjomenggunakan tiga metode pertama, Al-Hikmah (bijaksana), Mau’izhah hasanah (nasihat), Mujadalah (musyawarah). Kedua, metode langsung dan tidak langsung, metode langsung berati penyampaian karakter secara lansung dengan memberikan materi-materi akhlak. Metode tidak langsung adalah penanaman karakter melalui kisah-kisah yang mengandung nilai-nilai karakter mulia dengan harapan dapat diambil hikmahnya oleh santri. Ketiga, melalui metode keteladanan, metode reward dan punishment yaitu pemberian hadiah dan sanksi kepada santri untuk memikat mereka termotivasi berbuat baik dan berakhlak mulia.  AbstractPesantren acts as a center of da'wah activities that have elements in the da'wah communication process, namely communicators (kyai), communicants (santri), da'wah communication media (pesantren / santri dormitories, worship centers / mosques, yellow books, assemblies / forums / podiums, and others). da'wah communication is an effort to disseminate information to Muslims and invite people to the path of Allah by practicing the Qur'an. While character education in the modern era is increasingly intensified by the government, the issue of juvenile delinquency, drugs, and several other cases is also often a conversation that is enough to make many people furious. This proves that the implementation of character education in formal schools is not enough, so some people besides sending their children to formal schools also put them in boarding schools. Researchers find an oddity or problem that there is still a lot of low awareness of students in forming rules at Pondok Peantren. Departing from the above background, this research aims to find out the da'wah communication at Al-Barokah Islamic Boarding School in shaping the character of students, supporting and inhibiting factors of da'wah communication at Al-Barokah Islamic Boarding School in shaping the character of students. This research uses a type of qualitative research. By describing the results of the research and presenting the data as it is according to the findings in the field. To obtain data or information that is relevant to the study, the researcher uses a qualitative method.