Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Tenun Bima Di Kelurahan Ntobo Kota Bima Agrippina Wiraningtyas; Wahyuni Wahyuni; Anita Rahmawati; Syarifuddin Syarifuddin; Zulkifli Zulkifli
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i1.182

Abstract

Community-based tourism development has been recognised as a strategic approach to improving the welfare of local communities, especially in areas that have cultural wealth such as Ntobo Village, Bima City. Bima weaving, which is a traditional cultural product with deep historical and aesthetic values, has great potential to be developed as a tourist attraction. However, low community participation in the tourism development process is one of the main obstacles. This study aims to increase community participation in the development of weaving-based tourism in Ntobo Village and identify factors that influence the level of participation. The approach used is the Participatory Action Approach (PAA), which involves the community actively in every stage of the activity, from potential mapping, planning, to programme implementation and evaluation. The results showed a significant increase in community knowledge and involvement after various activities were implemented, such as seminars, training, and partnerships with related parties. In addition, the integration of sustainability principles in the development of weaving-based tourism products increased tourist attraction and helped preserve local cultural heritage. The programme also succeeded in strengthening cooperation between the community, local government, and business actors, thus supporting the sustainability of tourism development. In conclusion, active community participation is the key to success in the development of weaving-based tourism that can improve economic welfare while preserving local culture in Ntobo Village.
TEKNOLOGI NANOPARTIKEL SEBAGAI NANOCOATING PADA TENUN BIMA: ANALISIS DAMPAK PELATIHAN DAN POTENSINYA PADA MASYARAKAT TENUN Wahyuni Wahyuni; Agrippina Wiraningtyas; Putri Ayu Mutmainnah; Anita Rahmawati; Syarifuddin Syarifuddin; Zulkifli Zulkifli; Mukhlis Mukhlis
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v8i2.3534

Abstract

Tenun Bima, sebagai warisan budaya yang tak ternilai, memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui sentuhan teknologi modern. Penelitian ini mengkaji teknologi nanopartikel sebagai nanocoating pada tenun Bima dan dampak pelatihan yang diberikan terhadap pemahaman serta penerapan teknologi ini dalam masyarakat. Melalui penelitian yang dilakukan, terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan para pengrajin tentang nanocoating antibakteri, yang terukur dari pre-test dan post-test. Pemahaman tentang bahan dasar nanopartikel, seperti silver nanoparticles (AgNPs) dan zinc oxide nanoparticles (ZnO NPs), meningkat dari 15% menjadi 82% setelah pelatihan. Selain itu, kepercayaan bahwa nanoteknologi dapat meningkatkan nilai jual produk tenun menunjukkan peningkatan dari 40% ke 93%. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa 92% responden dari masyarakat tenun tertarik untuk menerapkan teknologi ini. Namun, adanya kendala terkait ketersediaan bahan nanopartikel dan biaya alat masih menjadi tantangan yang harus dihadapi. Pelatihan lanjutan dan kolaborasi dengan pemerintah untuk mendukung akses bahan nanopartikel direkomendasikan untuk memperkuat penerapan teknologi ini. Temuan ini menyoroti potensi pasar produk seperti masker dan pasmina antibakteri, serta perlunya integrasi dengan program keberlanjutan untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap teknologi ini.