Tri Handayani
Department of History, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kain Lurik dalam Baju Surjan: Jejak Dakwah Sunan Kalijaga Melalui Media Baju Takwa Tri Handayani; Firda Mutia Widayanti
Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi Vol 7, No 2 (2024): Juni
Publisher : Prodi Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/endogami.7.2.482-495

Abstract

Sunan Kalijaga terkenal dengan dakwahnya yang menggunakan pendekatan kesenian, salah satunya menciptakan baju takwa yang disebut surjan. Oleh karena itu, pertanyaan penting yang diangkat dalam artikel ini antara lain terkait bagaimana peran lurik sebagai bahan dasar surjan? Kedua, apakah melalui kain lurik tersebut bisa memberikan deskripsi tentang gambaran kehidupan masyarakat pada masa itu? Penelitian ini dilakukan dengan metode pustaka. Pertama, peneliti menentukan topik artikel setelah membaca beberapa referensi. Kedua, penelitian tidak dilakukan di lapangan, namun peneliti melalui beberapa langkah, yaitu mencari, mengumpulkan, dan menganalisis bahan literatur berupa jurnal, buku, berita online, dan dokumen lainnya. Hasil penelitian menunjukkan Sunan Kalijaga menghabiskan kehidupan masa kecilnya di era Kerajaan Majapahit yang hampir runtuh. Selama itu, ia menyadari adanya pelapisan sosial yang memberatkan golongan bawah laki-laki dan permasalahan iklim yang panas, salah satunya terkait aspek pakaian laki-laki. Kemudian ia menciptakan baju surjan berbahan dasar lurik yang baru resmi digunakan ketika masa Mataram Islam. Makna yang terdapat dari lurik bercampur dengan makna surjan, yaitu pentingnya kesederhanaan yang ditonjolkan dari motif garis dan bagaimana pentingnya tentang menanamkanĀ  nilai-nilai Islam agar senantiasa hidup dengan mengingat Allah Swt. Artikel ini berkesimpulan bahwa hubungan antara Allah Swt. dengan manusia sangat yang tercermin dari baju surjan berbahan kain tenun lurik.
PELATIHAN PEMILIHAN DAN PENGEMBANGAN POKOK GAGASAN DALAM PENULISAN SKRIPSI BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI S-1 SEJARAH FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS DIPONEGORO Tri Handayani
Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Departemen Linguistik, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hm.10.1.1-10

Abstract

The undergraduate thesis (skripsi) represents the pinnacle of academic achievement for students in the Bachelor of History Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University. The program has established a thesis writing guideline for its students. However, an increasing number of thesis proposals are proving difficult for assigned reviewers to comprehend promptly in terms of their substantive content. This difficulty arises because students fail to apply standard Indonesian grammar, current orthographic conventions, and writing formats as prescribed by the program. Findings from prior research, combined with observational results, indicate that prolonged habits of communicating through social media have caused students to become largely unfamiliar with standard Indonesian grammar. Students therefore require structured training to address this issue. The training employed the following methods: observation, literature review, lectures, discussion, and practical exercises. Training outcomes revealed that participants began to recognize errors they had been making in completing coursework in the form of academic papers, and reported gaining meaningful insight from the training materials. Recommendations for program administrators: this training should be introduced to Bachelor of History students from the earliest semesters, so that they develop proper academic writing habits from the outset. Recommendations for students: students must make a concerted effort to complete all academic assignments in accordance with standard Indonesian grammar, current spelling conventions, and the writing format stipulated by the program. The overarching goal is to enable students to graduate on time with optimal academic achievement and to possess the competencies necessary for strong competitiveness in the job market.