Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kecepatan Membaca Arab Melayu Kelas 2023B Dalam Cerita “Lebai Malang” Diah Hananda Lumbanraja; Regina Okto Haryati; Ilma Putri Yeniza; Hasnah Faizah
Jurnal Pendidikan Indonesia (JOUPI) Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/joupi.v1i4.107

Abstract

Malay Arabic is writing that uses Arabic writing, especially the Hijaiyah letters, through the medium of the Malay language. The emergence of Malay Arabic writing is in line with the development of Islam in the Malay region, then introduced by great scholars who spread Islam through Arabic writing in Malay. If Latin letters are read from left to right then, Malay Arabic letters are read from right to left. The methodology used in the research is descriptive method. The object of this research is the ability to read Malay Arabic writing, while the subject is Indonesian Language and Literature Education Class 2023 Class B FKIP Riau University students. The data analysis technique uses quantitative data analysis. Aims to analyze the data obtained in the field, namely the Malay Arabic reading speed test by reading one story. Reader speed is taken to measure how fast 2023B students are in reading paragraphs in Hasnah Faizah's Malay Arabic storybook, entitled "Lebai Malang". The results of the average reading speed value of class 2023B of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Riau University are 23 students with different speed categories, from 23 samples used it is known that the reading speed of Malay Arabic writing, Indonesian Language and Literature Education Class 2023 B students have low category assessment criteria with the highest KEM score of 119.232 and the lowest score of 3.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN MASYARAKAT JORONG PASAR BARU CUPAK KABUPATEN SOLOK Ilma Putri Yeniza; Charlina Charlina; Tria Putri Mustika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan fungsi implikatur percakapan pada percakapan masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak, Kabupaten Solok. Fokus pada peneilitian ini adalah percakapan sehari-hari masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak yang melibatkan berbagai konteks sosial, seperti interaksi antartetangga dan percakapan dalam lingkungan sekitar yang sering kali melanggar prinsip percakapan dan bagaimana implikatur digunakan sebagai sarana untuk menjaga kesantunan dalam interaksi sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik rekam, simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Jorong Pasar Baru Cupak menggunakan empat bentuk dan lima fungsi implikatur percakapan. Bentuk dan fungsi implikatur percakapan yang paling banyak digunakan yaitu bentuk interogatif dan fungsi direktif, sedangkan yang paling sedikit digunakan yaitu bentuk deklaratif dan fungsi deklaratif.