Nur Indah Nasution
Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Kepala Puskesmas dan Dampaknya terhadap Disiplin Kerja di Puskesmas Kota Rantauprapat Nur Indah Nasution; Nailatun Nadrah; Putri Ramadani; Devi Nur Fitriana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala Puskesmas terhadap disiplin kerja pegawai di Puskesmas Kota Rantauprapat. Disiplin kerja merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur kinerja organisasi, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan yang menuntut ketepatan, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap standar prosedur operasional (SOP). Tiga gaya kepemimpinan yang dianalisis dalam penelitian ini adalah gaya otoriter, demokratis, dan laissez-faire. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 60 responden pegawai di berbagai unit kerja di Puskesmas Rantauprapat. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap disiplin kerja pegawai (p < 0.05). Sementara itu, gaya otoriter menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan, dan gaya laissez-faire memiliki korelasi negatif terhadap disiplin kerja. Interpretasi hasil menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan yang melibatkan pegawai dalam pengambilan keputusan dan memberikan ruang komunikasi dua arah mampu meningkatkan motivasi dan rasa tanggung jawab pegawai, sehingga berdampak positif terhadap kedisiplinan kerja. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya pelatihan kepemimpinan bagi kepala Puskesmas untuk mengembangkan pendekatan yang lebih partisipatif dan memberdayakan, guna meningkatkan efektivitas organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Evaluasi Kebijakan Sistem Rujukan Berjenjang Dalam Pelayanan Kesehatan Primer Di Indonesia Nur Indah Nasution; Nailatun Nadrah; Supriati Supriati; Muhammad Zein Ramadhan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.3404

Abstract

Sistem rujukan berjenjang dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia merupakan salah satu kebijakan penting yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Kebijakan ini mengharuskan pasien untuk mendapatkan perawatan pertama di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, dan hanya dirujuk ke rumah sakit apabila memerlukan penanganan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem rujukan berjenjang, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap kualitas pelayanan kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mixed-method, yang menggabungkan analisis kuantitatif melalui survei terhadap tenaga medis dan pasien, serta analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengelola fasilitas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rujukan berjenjang memiliki dampak positif terhadap kualitas pelayanan kesehatan, seperti peningkatan aksesibilitas dan efisiensi penggunaan sumber daya. Namun, beberapa tantangan masih ada, seperti keterbatasan infrastruktur, kekurangan tenaga medis terlatih, serta masalah koordinasi antar fasilitas kesehatan. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan infrastruktur puskesmas, pelatihan tenaga medis, dan pengembangan sistem informasi kesehatan yang lebih baik untuk mengoptimalkan implementasi sistem rujukan berjenjang. Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan sistem rujukan berjenjang dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Penguatan Regulasi Emosi Bagi Pengurus Organisasi Kepemudaan Untuk Meningkatkan Kualitas Kerja Tim Nur Indah Nasution; Rina Anggraini Damanik; Supriati Supriati; Nana Erika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi dan kualitas kerja tim pada pengurus organisasi kepemudaan melalui pelatihan berbasis pengalaman (experiential learning). Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya kapasitas pengurus dalam mengelola emosi saat berinteraksi dalam tim, yang berdampak pada konflik interpersonal dan kinerja organisasi. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, simulasi konflik tim, dan evaluasi berbasis instrumen kuantitatif (Emotion Regulation Questionnaire dan Team Climate Inventory) serta data kualitatif dari wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan regulasi emosi (peningkatan skor ERQ sebesar 30,7%) dan kualitas kerja tim (peningkatan skor TCI sebesar 23,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi jangka pendek non-klinis dapat memberikan dampak terukur terhadap aspek psikososial dalam organisasi pemuda. Kegiatan ini layak untuk direplikasi sebagai model pelatihan emosional berbasis komunitas.