Nadya Fitriani
Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kampanye Visual Antistuanting Untuk Balita Melalui Infografis Instagram di Labuhan Batu Nana Erika; Halimah Tusyadiah Harahap; Nadya Fitriani; Indah Kumala Dewi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2571

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia, khususnya pada balita. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi, pola asuh, dan pencegahan stunting merupakan salah satu penyebab utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas kampanye visual antistunting melalui infografis Instagram terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita di Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 100 ibu balita yang aktif menggunakan Instagram dan berdomisili di wilayah tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner online sebelum dan sesudah kampanye, serta data keterlibatan pengguna (engagement) seperti jumlah like, komentar, dan share. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 56,4 (pre-test) menjadi 78,2 (post-test). Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa kampanye visual melalui infografis efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai stunting. Tema infografis “Ciri-ciri Anak Stunting” dan “Menu MPASI Bergizi” memperoleh tingkat engagement tertinggi, menunjukkan bahwa konten yang bersifat aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari lebih diminati. Platform Instagram terbukti menjadi media edukasi yang efektif untuk menjangkau ibu muda yang merupakan pengguna aktif media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kampanye visual digital berbasis media sosial dapat menjadi strategi alternatif dalam edukasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting pada balita.
Hubungan Sistem Shift Perawat Dan Kesalahan Medik Di Rsud Rantauprapat Nana Erika; Nadya Fitriani; Halimah Tusyadiah Harahap; Dewi Syahputri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.3401

Abstract

Kesalahan medik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya yang melibatkan tenaga keperawatan. Shift kerja perawat, terutama pada shift malam, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kesalahan medik akibat kelelahan, stres kerja, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sistem shift kerja perawat dengan kejadian kesalahan medik di RSUD Rantauprapat. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 perawat yang bekerja di instalasi rawat inap dan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi kejadian kesalahan medik, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 100 perawat, sebanyak 40% pernah melakukan kesalahan medik. Distribusi kesalahan paling banyak terjadi pada shift malam (66%), diikuti shift pagi (35%) dan shift sore (20%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara shift kerja dan kesalahan medik (p = 0,0004). Faktor-faktor penyebab kesalahan medik pada shift malam antara lain adalah kelelahan, tingginya beban kerja, dan kurangnya pengawasan. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi manajemen shift untuk menurunkan risiko kesalahan medik, seperti rotasi shift yang lebih seimbang, pelatihan manajemen kelelahan, serta peningkatan jumlah staf dan pengawasan pada shift malam.