Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Srategi Pemasaran Terhadap Minat Beli Konsumen Di Apotek Az-Zahra Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya Risna Kristina; Ani Heryani; Yanti Heryanti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1424

Abstract

Strategi pemasaran merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan minat beli konsumen, khususnya pada sektor kefarmasian. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah konsumen di Apotek Az-Zahra Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya yang diduga dipengaruhi oleh penerapan strategi pemasaran yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh strategi pemasaran terhadap minat beli konsumen di Apotek Az-Zahra Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 6.720 konsumen dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden menggunakan teknik probability sampling dengan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan Method of Successive Interval (MSI), regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen di Apotek Az-Zahra Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Berdasarkan hasil koefisien determinasi diperoleh nilai R Square sebesar 0,690 yang menunjukkan bahwa strategi pemasaran memberikan pengaruh sebesar 69% terhadap minat beli konsumen, sedangkan sisanya sebesar 31% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin baik strategi pemasaran yang diterapkan, maka semakin tinggi pula minat beli konsumen.
Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Pancawangi Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya Gina Maharani; Ani Heryani; Yanti Heryanti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1619

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah belum optimalnya implementasi kebijakan Badan Usaha Milik Desa di Desa Pancawangi, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi tersebut ditunjukkan oleh masih terbatasnya pemahaman sebagian pengelola terhadap ketentuan pelaksanaan program ketahanan pangan serta belum efektifnya pembagian tugas dalam organisasi akibat adanya perangkapan jabatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Badan Usaha Milik Desa dalam mendukung program ketahanan pangan di Desa Pancawangi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala desa, pengurus Badan Usaha Milik Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa, serta masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan Smith yang mencakup kebijakan yang diidealkan, kelompok sasaran, organisasi pelaksana, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan cukup baik, terutama melalui pengembangan usaha peternakan sapi sebagai program ketahanan pangan desa. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala pada pemahaman kebijakan oleh sebagian pengelola, efektivitas pembagian tugas organisasi, serta keterbatasan kapasitas sumber daya manusia. Dukungan pemerintah desa, potensi lokal, dan partisipasi masyarakat menjadi faktor yang memperkuat pelaksanaan program. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas pengelola, penataan struktur organisasi, serta penguatan sosialisasi kebijakan agar tujuan Badan Usaha Milik Desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan desa dapat tercapai secara optimal.
Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Berbasis Digital dalam Pemberdayaan UMKM untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat di Desa Sukaratu Kec. Sukaratu Kab. Tasikmalaya Iis Miati; Yanti Heryanti; Rudi Setiawan; Cica Yulianti; Hirdy Hari Qatari; Syam Satria Falah; Muhamad Ikhsan Mulyana; Arga Ilmansah; Febrian Nur Apriliani; Nadya Radeva Mumtaza; Sara Uswatun Zakiyah; Abdel Gebi Genaldi; Yessy Intan Febianeu Indah Sari; Wulan Dari; Nizar Prabawa
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation is one way to improve the quality of village government management, especially in handling data for small, medium, and micro businesses. This community service aims to develop and implement a small business information system in Sukaratu Village, Sukaratu Subdistrict, Tasikmalaya Regency, as a way to help manage integrated and digital data. The method used involves coordination, observation, interviews, collecting data from small and medium enterprises, developing a system, training, implementation, guidance, and evaluation, which includes lecturers and students from the KKN program in the study programs of Public Administration and Business Administration. The results of the activity show that the UMKM Information System has made data management more effective, sped up the data collection and report creation process, and created a more accurate and well-organized UMKM database. In addition, training and support help village officials improve their ability to use the system, which makes it easier for them to implement data-based governance. The implementation of the system is expected to serve as a foundation for strengthening more effective, transparent, and accountable village government management, as well as supporting sustainable planning for development and empowerment of small and medium enterprises.