Aisya Kurrotuain
Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Unsur Intrinsik dan Nilai Moral dalam Film Animasi Upin & Ipin Edisi Ketupat Aidilfitri Karya Les’ Copaque Production Valencia Eka Armanda Putri; Syahrani Nazilatur Rahmah; Aisya Kurrotuain
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan unsur intrinsik serta nilai moral dalam film animasi Upin & Ipin edisi “Ketupat Aidilfitri” karya Les’ Copaque Production. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi untuk mengkaji keterkaitan antara tema, tokoh, alur, latar, dan amanat dengan pesan moral yang disampaikan melalui dialog maupun adegan dalam film. Proses analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat berbagai nilai moral, seperti rasa syukur, kebersamaan, kepedulian, dan tolong-menolong, yang sangat relevan dengan pembentukan karakter anak. Nilai-nilai tersebut disampaikan secara sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh penonton anak-anak. Dengan demikian, Upin & Ipin tidak hanya berfungsi sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang efektif untuk menanamkan nilai sosial, budaya, dan religius pada anak.
Analisis Unsur Intrinsik dan Nilai Moral dalam Film Animasi Upin & Ipin Edisi Ketupat Aidilfitri Karya Les’ Copaque Production Valencia Eka Armanda Putri; Syahrani Nazilatur Rahmah; Aisya Kurrotuain
caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : IPI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/caxra.v6i1.3336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan unsur intrinsik serta nilai moral dalam film animasi Upin & Ipin edisi “Ketupat Aidilfitri” karya Les’ Copaque Production. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi untuk mengkaji keterkaitan antara tema, tokoh, alur, latar, dan amanat dengan pesan moral yang disampaikan melalui dialog maupun adegan dalam film. Proses analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat berbagai nilai moral, seperti rasa syukur, kebersamaan, kepedulian, dan tolong-menolong, yang sangat relevan dengan pembentukan karakter anak. Nilai-nilai tersebut disampaikan secara sederhana, menarik, dan mudah dipahami oleh penonton anak-anak. Dengan demikian, Upin & Ipin tidak hanya berfungsi sebagai tontonan hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang efektif untuk menanamkan nilai sosial, budaya, dan religius pada anak.
ANALISIS SEMANTIK ANTOLOGI PUISI SENANDUNG ASA KARYA SISWA SMAN 6 SURABAYA Aisya Kurrotuain; Mukhzamilah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15680

Abstract

This study aims to describe three types of semantic meaning, namely denotative, connotative, and grammatical meaning, contained in the Senandung Asa poetry anthology by students of SMAN 6 Surabaya. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The data source is the Senandung Asa poetry anthology, while the research data are in the form of words, phrases, lines, and stanzas containing denotative, connotative, and grammatical meanings. Data collection techniques are carried out through documentation and reading and taking notes. The results of the study show that 102 semantic data were found consisting of 26 data (25.5%) of denotative meaning, 36 data (35.3%) of connotative meaning, and 40 data (39.2%) of grammatical meaning. Grammatical meaning is the most dominant type of meaning and appears through the processes of affixation, reduplication, and composition. Connotative meaning is present through personification, metaphor, simile, hyperbole, and symbols, while denotative meaning is used to describe physical and factual reality straightforwardly. This finding shows that the poetry anthology Senandung Asa by students of SMAN 6 Surabaya displays the use of the three types of semantic meaning studied, with variations that reflect students' linguistic intuition and the influence of poetry learning at school.