p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Mitrasehat
Yusriani
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGARUH SOSIAL DENGAN KEPATUHAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI PUSKESMAS LAWELE KABUPATEN BUTON Andi Kartikasari Sukma Praja; Yusriani; Yuliati
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.475

Abstract

Latar belakang: Salah satu sistem pelayanan kesehatan yang sangat efektif untuk menurunkan angka kematian bayi dan balita melalui imunisasi. Imunisasi adalah pemberian vaksin ke dalam tubuh seseorang yang berisi antigen aktif atau in-aktif yang berasal dari mikroorganisme atau racun yang dilemahkan. Berdasarkan data, ditemukan rendahnya cakupan imunisasi lengkap di Puskesmas Lawele berdampak pada tingginya angka kejadian Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Hal inilah menjadi dasar untuk mencari tahu apakah ada hubungan pengaruh sosial dengan kepatuhan imunisasi dasar lengkap. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengaruh sosial dengan kepatuhan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Lawele Kabupaten Buton Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 70 ibu yang memiliki bayi berusia 12-23 bulan. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil: Didapatkan hasil bahwa dari 40 orang yang tidak puas terhadap pengaruh sosial dan 30 orang yang puas dengan pengaruh sosial. Hasil uji chi square diperoleh nilai P (0,364) lebih besar dari α (0,05) yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengaruh sosial dengan kepatuhan imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Lawele. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa pengaruh sosial yaitu sikap ibu dan dukungan keluarga tidak berpengaruh terhadap kepatuhan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Lawele Kabupaten Buton.
HUBUNGAN ANTENATAL CARE DENGAN KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABARAGA Rumiarda; Yusriani; Sundari
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i2.481

Abstract

Latar belakang: Stunting tidak hanya menjadi permasalahan gizi balita secara nasional, melainkan sudah menjadi permasalahan global. Faktor penyebab stunting yang termasuk dalam program spesifik untuk mencegah stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan dan akses layanan kesehatan seperti Antenatal Care. Berdasarkan data, Puskesmas Labaraga memiliki angka kejadian stunting tertinggi se-Kabupaten Buton Utara dengan angka kunjungan Antenatal Care yang terus menurun tiap tahunnya. Atas dasar inilah peneliti tertarik untuk meneliti hubungan antenatal care dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Labaraga. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Antenatal Care dengan kejadian Stunting di wilayah kerja Puskesmas Labaraga. Metode: Penelitian penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki baduta 0-23 bulan. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling berjumlah 97 sampel Hasil: Hasil analisis statistik chi-square menunjukkan bahwa riwayat penyakit ibu (p value = 0,221); pendidikan ibu (p value = 0,912); kunjungan antenatal care (P value = 0,203) memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian stunting pada balita usia 0-23 bulan. Kesimpulan: Pengelolaan kesehatan ibu yang efektif, pendidikan kesehatan, dan intervensi gizi yang tepat dapat membantu mengurangi risiko stunting dan meningkatkan kesehatan jangka panjang anak-anak. Pastikan bahwa semua ibu hamil memiliki akses ke kunjungan ANC yang berkualitas.