Mayoritas mortalitas di dunia penyebabnya adalah penyakit tidak menular, salah satunya adalah hipertensi. Pada bulan Mei menunjukkan prevalensi penderita hipertensi yaitu sejumlah 16 orang berdasarkan data dari wawancara bidan desa. Permasalahan ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang hipertensi serta pola hidup yang kurang baik oleh Masyarakat. Penyuluhan tentang hipertensi dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkanpengetahuan mengenai penyakit hipertensi serta upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan dan edukasi intensif kepada 30 responden Kader PKK Desa Kertonatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan kader PKK ditunjukkan dengan nilai mean sebelum penyuluhan adalah 6,13. Sedangkan nilai mean setelah penyuluhan adalah 8,77. Temuan ini menegaskan bahwa penyuluhan efektif memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan dan pengelolaan hipertensi di Masyarakat Desa Kertonatan. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas cakupan dan mendalamkan pemahaman mengenai strategi intervensi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah kesehatan ini.