Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Factors Influencing the Occurrence of Pulmonary Tuberculosis in the Productive Age Group Anisa Nanang Sulistiyowati; Ardiansa Ardiansa; Umratun Hayati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4829

Abstract

Tuberculosis (TB) remains a major public health issue, particularly in developing countries like Indonesia, which ranks third globally for TB cases. In Papua, the number of TB cases has been steadily increasing, especially among the productive age group (15-50 years). This study aims to analyze the factors influencing the occurrence of pulmonary tuberculosis in Nabire District, Central Papua, using an observational analytic design with a case-control study. The case population in this study consists of all patients diagnosed with pulmonary tuberculosis (TB) BTA (+) residing in the working area of Sriwini Health Center, totaling 50 individuals. The control population includes patients diagnosed with negative pulmonary TB, totaling 100 individuals, with a total sample size of 150, selected using the total sampling technique. The instrument used in this study is a questionnaire, which contains a list of questions related to the respondent's identity and the variables of the study, including age, gender, occupation, smoking status, alcohol consumption, housing density, house lighting, and household contact history. The questionnaire used is standardized with a Cronbach's alpha value of 0.937, so no validity or reliability testing was conducted. The data from this study were analyzed using the chi-square test. The results provide valuable insights into the local epidemiology of TB and underscore the need for targeted public health interventions to address these risk factors. Improving TB detection, treatment adherence, and public awareness are essential for controlling the TB burden in Nabire and similar areas in Central Papua.
Kerangka Kerja Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemberantasan Malaria di Daerah Terpencil Sukatemin Sukatemin; Ester Ester; Ardiansa Ardiansa; Novi Lasmadasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 3 (2023): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejauh ini upaya untuk eliminasi malaria telah dilaksanakan oleh berbagai lembaga, namun belum menunjukkan keberhasilan yang berarti. Hal ini terlihat dari Annual Parasite Index (API) di daerah terpencil Papua masih tinggi mencapai 12,9‰ (endemis), jauh dari daerah yang sudah mencapai angka 2,9‰. Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan Upaya pemberdayaan masyarakat memaksimalkan peran kader malaria dalam upaya penemuan kasus, memfasilitasi pasien untuk mendapatkan pengobatan dari nakes dan pengawasan selama pengobatan. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah pelatihan dan pendampingan kader. Kegiatan pemberdayaan ini terdiri dari kelompok sasaran intervensi dan kontrol berasal dari daerah terpencil yang endemis malaria yang berjumlah 88 orang. Kelompok sasaran intervensi 40 orang dari kecamatan Teluk Kimi dan kelompok kontrol 48 orang dari kecamatan Yaro. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan selama 3 bulan dengan 2 tahapan, yaitu penyegaran melalui Forum Group Disscusion (FGD) dan tutorial skrining menggunakan Rapied Diagnosis Test (RDT) malaria, rujukan ke puskesmas dan pengawasan minum obat malaria. Hasil pemberdayaan menunjukkan dimana di wilayah kelompok sasaran intervensi berhasil mampu melakukan skrining sebanyak 562 orang  dengan terdiagnosis malaria 12 kasus, sedangkan di wilayah sasaran kelompok kontrol jumlah yang diskrining sebanyak 32 orang dan terdiagnosis malaria sebanyak 1 kasus.   Kata Kunci: masyarakat, pengendalian, malaria