Nugroho Budhisantosa
Universitas Esa Unggul

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Workshop PkM Diseminasi: Integrasi Sinkronisasi dan Validasi Metadata Dimensions AI, VOSviewer dan Reference Manager (Mendeley) Nizirwan Anwar; Alivia Yulfitri; Arief Ichwani; Raden Teddy Iswahyudi; Nugroho Budhisantosa
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam ekosistem riset menuntut pengelolaan metadata publikasi yang akurat, terstandar, dan interoperabel. Namun, masih ditemukan permasalahan berupa inkonsistensi afiliasi, duplikasi author ID, kesalahan DOI, serta rendahnya integrasi identifier digital seperti ORCID. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital metadata melalui workshop integratif yang memadukan Dimensions AI, VOSviewer, dan Mendeley dalam satu alur sinkronisasi dan validasi terstruktur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan digital research literacy dengan tahapan diagnostic assessment, pelatihan praktik langsung (hands-on training), penyusunan SOP audit metadata, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator kuantitatif. Rata-rata skor literasi metadata meningkat dari kategori sedang menjadi tinggi. Validitas DOI dan konsistensi afiliasi mengalami peningkatan substansial, integrasi ORCID meningkat, serta duplikasi author ID menurun secara signifikan setelah proses normalisasi data. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan melakukan data cleaning dan visualisasi bibliometrik berbasis data tervalidasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis penggunaan perangkat akademik digital, tetapi juga membangun kesadaran tata kelola metadata yang mendukung interoperabilitas dan keberlanjutan sistem informasi riset. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan fondasi pengelolaan metadata institusi yang lebih akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Sistem Pemantauan EKG 1-Lead Berbasis ESP32 dan Wireless Fidelity dengan Visualisasi Real Time Pada Smartphone Nugroho Budhisantosa; Noval Rizky Ramadhan; Habibullah Akbar; Gerry Firmansyah
IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-INFORMATIKA Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-informatika.v10i2.5457

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan sistem pemantauan detak jantung berbasis Internet ofThings (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor ECG AD8232, protokol MQTT, danplatform Node-RED sebagai antarmuka visual. Sistem ini dirancang untuk melakukan akuisisisinyal jantung, mengolah data menjadi nilai Beats Per Minute (BPM), serta menampilkaninformasi secara real-time melalui dashboard berbasis web yang dapat diakses menggunakansmartphone maupun perangkat lain. Metodologi yang digunakan adalah Waterfall, dengan tahapananalisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sistem mampu menampilkan sinyal EKG dengan latensi rata-rata ±180 ms,sesuai dengan target real-time (<200 ms). Selain itu, sistem berhasil mengklasifikasikan kondisijantung ke dalam kategori normal, tachycardia, bradycardia, atrial flutter, dan arrhythmia, dengantingkat akurasi mencapai 92% berdasarkan pengujian menggunakan data simulasi (dummy)maupun data sensor aktual. Fitur tambahan seperti notifikasi visual dan audio, serta fungsi resetgrafik (Clear Graph) berjalan sesuai rancangan dan meningkatkan pengalaman pengguna. Validasidengan alat referensi (pulse oximeter) menunjukkan selisih nilai BPM rata-rata ±5 bpm, yangmasih dapat diterima untuk aplikasi non-klinis. Dengan hasil tersebut, sistem ini dapat digunakansebagai solusi monitoring mandiri untuk kesehatan jantung, serta memiliki potensi pengembanganlebih lanjut melalui integrasi penyimpanan data historis, enkripsi komunikasi, maupunimplementasi aplikasi mobile