Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita yang terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang,terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Salah satu faktor yang berperan penting dalam upaya pencegahan stuntingadalah tingkat pengetahuan ibu, yang dipengaruhi oleh pendidikan, pengalaman, dan ekonomi keluarga.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu mengenai upayapencegahan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Koja. Jenis penelitian ini menggunakan desainkuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 81 ibu balita. Pengambilan sampelmenggunakan rumus Slovin dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dandata dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki upaya pencegahan stunting pada kategori baik(67,9%), pendidikan ibu berada pada kategori menengah (64,2%), pengalaman ibu berada pada kategori cukup (55,6%),dan kondisi ekonomi keluarga berada pada kategori baik (75,3%). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubunganantara pengalaman ibu dan ekonomi keluarga dengan upaya pencegahan stunting pada balita dengan nilai p-value masingmasing sebesar 0,007<0,05 dan 0,000<0,05. Sementara itu, pendidikan ibu tidak menunjukkan hubungan dengan upayapencegahan stunting pada balita dengan nilai p-value sebesar 0,124>0,05.Oleh karena itu, peningkatan edukasi kesehatan bagi ibu serta dukungan ekonomi keluarga sangat diperlukan sebagaistrategi dalam pencegahan stunting secara berkelanjutan.