Ismail
Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Optimalisasi Hasil Belajar Biologi Melalui Penerapan Jurnal Reflektif Terintegrasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Materi Perubahan Lingkungan di SMA Negeri 11 Makassar Mitha Musdalifah; Ismail; St Rahmawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.541

Abstract

Jurnal reflektif merupakan pernyataan reflektif siswa mengenai materi yang sudah dipahami, kendala yang dihadapi, materi yang perlu dipelajari lebih lanjut, pengalaman belajar dan usaha untuk mencapai tujuan belajar. Penerapan pembelajaran Berbasis Masalah adalah suatu model pembelajaran yang didasarkan pada prinsip menggunakan masalah sebagai titik awal akuisisi dan integrasi pengetahuan baru. Penelitian ini bertujuan untuk: Meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik dengan menerapkan Penggunaan Jurnal Reflektif yang terintegrasi Model Pembelajaran Berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan sebanyak dua siklus. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar. Data hasil pengamatan yang diperoleh pada tiap siklus akan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan dilihat perkembangannya tiap pertemuan, apakah sudah mencapai indikator yang diharapkan. Analisis deskriptif yang diperlakukan yaitu dengan menganalisa hasil belajar. Hasil belajar dianalisis dengan analisis deskriptif komparatif. Analisis deskriptif komparatif yang dilakukan adalah membandingkan nilai atau hasil tes antar siklus.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan terdapat peningkatan jumlah peserta didik yang memiliki nilai tuntas pada setiap siklus serta dengan bukti kenaikan presentase hasil belajar peserta didik terutama pada siklus 2 sebesar 83,33% yang telah memenuhi standar efektifitas ketuntasan hasil belajar peserta didik di atas 80%, sekalipun sumbangan jurnal reflektif terhadap hasil belajar relatif kecil. Masih ada beberapa faktor lain yang berpengaruh terhadap hasil belajar.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Biologi Siswa Melalui Aplikasi Quizizz di Kelas XI SMA Negeri 10 Pinrang Dwi Ramadhaningsih; Ismail; Hasnaeni
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.622

Abstract

Rendahnya hasil belajar Biologi peserta didik dalam proses pembelajaran disebabkan karena kurangnya penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa menggunakan aplikasi quizizz. Penelitian ini tergolong kedalam jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, dimana pada masing-masing siklus penelitian terdapat empat tahapan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yakni peserta didik kelas XI SMA yang berjumlah 24 orang. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode tes, dan observasi, dengan instrument penelitian berupa tes hasil belajar Biologi. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Adapun indikator keberhasilan ditentukan sebesar 90% siswa hasil belajarnya tuntas KKM ≥75. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa persentase ketercapaian yang tuntas KKM pada siklus I adalah 58% dan 100% pada siklus II. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar setelah penggunaan aplikasi quizizz.
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMAN 2 Makassar Asnur Fadillah; Ismail; Sitti Rahmah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar peserta didik dengan menggunakan model Problem Based Learning pada pembelajaran Biologi materi pembelahan sel. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus dilakukan dengan dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI BIO 6 sman 2 Makassar yang berjumlah 32 orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik. Peningkatan moivasi belajar pada siklus 1 memperoleh rata-rata skor sebesar 3,76% dengan presentase 75% berada pada kategori baik dan pada siklus 2 yaitu 4,01 dengan presentasi sebesar 80% juga berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Problem Based Learning dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Materi Sistem Reproduksi Nikma. H.R; Ismail; Zainuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.735

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui penerapan model problem based learning dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Pangkep, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas XI (sebelas) IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi. Motivasi belajar peserta didik pada materi sistem reproduksi secara klasikal menunjukkan peningkatan berdasarkan jumlah persentase peserta didik yang mencapai kategori/tingkat motivasi belajar yang tinggi dan sangat tinggi dari siklus I hingga siklus II. jumlah persentase peserta didik yang memiliki motivasi tinggi dan sangat tinggi yaitu 65% dan meningkat pada siklus II yaitu 95% yang didukung dengan adanya hasil refleksi peserta didik.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII E Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Nofyanti; Ismail; Rusnipati Lis Anggriani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1097

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar peserta didik kelas VIII E di SMP Negeri 21 Makassar pada mata pelajaran IPA. Hal ini disebabkan karena guru sangat jarang menerapkan model pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) pada peserta didik kelas VIII E di SMP Negeri 21 Makassar tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, evaluasi dan refleksi. Hasil belajar yang diukur yaitu nilai kognitif peserta didik. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa metode tes hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus 1 ke siklus 2. Jumlah peserta didik yang tuntas pada siklus 1 sebanyak 11 orang dan yang tidak tuntas sebanyak 14 orang dengan persentase ketuntasan 44,00%. Jumlah peserta didik yang tuntas pada siklus 2 sebanyak 22 orang dan yang tidak tuntas sebanyak 3 orang dengan persentase ketuntasan 88%. Dengan demkian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 21 Makassar tahun ajaran 2023/2024.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VII.A Melalui Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) di UPT SPF SMPN 21 Makassar Nidya Nurafifah Mansyur; Andi Hermawati; Ismail
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data peningkatan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, refleksi dan tindak lanjut. Seperti yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart penelitian tindakan ini diawali oleh suatu kajian terhadap sebuah masalah yang terjadi di kelas secara sistematis. Hasil dari kajian ini kemudian dijadikan dasar untuk menyusun rencana kerja berupa tindakan sebagai upaya untuk memecahkan atau mengatasi masalah tersebut. Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan observasi dan evaluasi yang hasilnya nanti digunakan sebagai masukan dalam refleksi. Kemudian hasil refleksi akan dijadikan dasar untuk menentukan perbaikan serta penyempurnaan tindakan selanjutnya. Hasil dari penelitian ini motivasi belajar siswa mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu kategori tinggi yang semula menunjukkan presentase sebesar 0% meningkat menjadi 59% dan kategori rendah yang semula tinggi sebesar 62% menurun menjadi 10%. Berdasarkan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA.
Peningkatan Motivasi Belajar pada Mata Pelajaran IPA Peserta Didik dengan Pemberian Reward Simbol Bintang di SMP Negeri 21 Makassar Mutmainnah R; Ismail; Andi Hermawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1186

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan di kelas VII SMP Negeri 21 Makassar yang bertujuan untuk melihat peningkatan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan dengan pemberian angket sebanyak dua kali yaitu saat siklus 1 dan siklus 2 dengan 20 pernyataan yang akan dikelola dengan analisis deskriptif. Dari hasil analisis data penelitian, dapat terlihat adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik sebesar 55,56% dari dari 0% menjadi 55,56% serta terjadi penurunan motivasi belajar yang rendah dari 61,11% menjadi 0 %. Adanya pemberian reward simbol bintang pada peserta didik saat kegiatan pembelajaran mata Pelajaran IPA dapat meningkatkan motivasi belajar yang signifikan yang memicu antusiasme dan keaktifan peserta didik untuk bertanya, menanggapi, mengerjakan tugas serta berkreasi. Dari observasi selama kegiatan pembelajaran berlangsung menunjungkan bahwa pada umumnya menjadi lebih antusias dan aktif dalam pembelajaran untuk bertanya, menanggapi pertanyaan dari temannya atau guru saat diskusi, mengerjakan tugas dengan baik, dan terlibat dalam diskusi untuk pemecahan masalah.