Adnan Adnan
Bidang Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik menggunakan Model Problem Based Learning berbantu Media Wordwall pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA Negeri 3 Enrekang Nur Alam Nur; Adnan Adnan; Sitti Sohrah Wahab Sohrah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.881

Abstract

Pembelajaran Biologi di sekolah menengah seringkali mendapati beberapa kendala, yang salah satunya adalah keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelaja ran. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Biologi dengan menggunakan media wordwall dan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian sebanyak 36 peserta didik kelas X-4 SMA Negeri 3 Enrekang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan media Wordwall di SMA Negeri 3 Enrekang kelas X-4 dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Biologi materi Keanekaragaman Hayati. Pada kegiatan siklu 1s, hasil belajar peserta didik hanya 20%, sedangkan pada siklus 2 meningkat menjadi 66%. Sedangkan pada siklus 3 hasil belajar peserta didik sangat meningkat menjadi 100%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan media Wordwall dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Biologi materi keanekaragaman hayati di sekolah menengah.