Jusniar
Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Praktikum Sederhana Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 3 Sungguminasa Wayan Oka Wisnu Wardana; Jusniar; Andi Ahmad
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Praktikum Sederhana. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan subjek penelitian kelas VIII E di SMP Negeri 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan jumlah 30 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur peningkatan hasil belajar peserta melalui tes pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar pada siklus I dengan skor N-Gain 0.630 dengan kategori sedang dengan persentase N-Gain skor 63.00 %. Sedangkan pada siklus II dengan skor N-Gain 0.652 dengan kategori sedang dengan persentase N-Gain skor 65.24 % serta persentasi N-Gain pada siklus I dan siklus II berada pada tafsiran cukup efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbasis Praktikum Sederhana dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik
Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 3 Sungguminasa Wa Ode Anggi Ambarwati; Jusniar; Kasmawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1080

Abstract

Diabad 21 ini, salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik salah satunya adalah keterampilan Kolaborasi. Penelitian ini ialah suatu penelitan Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik dengan penerapan Model Probelem Based Learning (PBL) materi IPA semester Genap tahun Pelajaran 2023/2024. Subjek penelitian ini ialah kelas VII E di SMP Negeri 3 Sungguminasa Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dengan jumlah 33 peserta didik yang terdiri dari 16 laki-laki dan 17 perempuan. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus pembelajaran, setiap siklus memiliki tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa angket Kolaborasi yang terdiri dari 20 butir pertanyaan menggunakan skala likert. Teknik analisis data hasil angket dilakukan dengan cara menghitung skor presentase setiap peserta didik, kemudian skor presentase peserta didik di rerata pada siklusnya dan dikategorikan kedalam kriteria insprestasi skor. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan kolaborasi peserta didik meningkat dari pra siklus 39,35%, meningkat pada siklus I menjadi 54,54% menjadi 81,17% pada siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 sungguminasa.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Pada Materi Bumi Dan Tata Surya Wa Ode Rahmiyani S.Pd; Jusniar; Andi Ahmad
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1200

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada materi Bumi dan Tata Surya. Metode pembelajaran mendorong siswa untuk mengembangkan pemahaman mendalam tentang konsep sains melalui pemecahan masalah nyata yang autentik. Model Problem-Based Learning diterapkan dengan menyajikan masalah yang relevan dengan konten sains yang dipelajari. Siswa diberi kesempatan untuk berkolaborasi, berdiskusi, dan mencari solusi kreatif melalui investigasi mandiri. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-J SMP Negeri 3 Sungguminasa tahun ajaran 2023/2024. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan proses sains sebelum dan setelah perlakuan pendekatan Problem-Based Learning. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan proses sains yang mengikuti pendekatan ini. Menghasilkan kemampuan yang lebih baik dalam mengobservasi, mengklasifikasi dan menginterpretasikan data. Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Problem-Based Learning efektif meningkatkan keterampilan proses sains yaitu skor rata-rata keterampilan proses sains pada Siklus I sebesar 14,68 dan meningkat pada Siklus II menjadi 23,94.Peningkatan keterampilan proses sains siswa tersebut dikategorikan sedang dengan perolehan indeks gain skor sebesar 0,41.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Guna Meningkatkan Keaktifan dan Kompetensi Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas VII di SMP Negeri 3 Sungguminasa Wa Ode Many Deracahyani; Jusniar; Kasmawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan kompetensi dengan penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas VII B di SMP Negeri 3 Sungguminasa yang berlokasi di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, dimana sebelumnya sudah dilakukan observasi untuk melihat permasalahan pembelajaran yang ada di kelas tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam dua siklus dan dilakukan di kelas yang sama, dengan setiap siklus terdiri dari satu pertemuan. Desain penelitian dilakukan dalam empat tahap utama: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilakukan di Kelas VII B pada semester genap tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Berdasarkan hasil observasi yang diperoleh, persentase keaktifan siswa meningkat secara signifikan dari siklus I yaitu 41,76% ke siklus II sebesar 70,29%. persentase ketuntasan siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I yang semula 47,06% menjadi 70,59% pada siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan dan kompetensi siswa pada pembelajaran IPA di Kelas VII B SMP Negeri 3 Sungguminasa.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Topik Getaran dan Gelombang untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Praktikum Sederhana Wa Ode Yani; Jusniar; Andi Ahmad
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian praktikum sederhana dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar pada topik getaran dan gelombang kelas VIII B SMP Negeri 3 Sungguminasa. Penulisan artikel ini merupakan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan guru pamong. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sungguminasa pada bulan April 2024. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Negeri 3 Sungguminasa sebanyak 24 peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik dari rata-rata 73,33 pada siklus I menjadi 80 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning melalui praktikum sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi getaran dan gelombang.