Syamsuddin
SMAN 8 Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Permainan Truth and Dare Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas XI Materi Sistem Koordinasi Sri Faradibah Husaimah; Muhiddin; Syamsuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Motivasi belajar peserta didik yang di ajar menggunakan media permainan truth and dare. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain penelitian Praeksperimen (preexperimental Design) dengan menggunakan prinsip One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI semester genap SMAN 8 Makassar tahun ajaran 2024/2025. Pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Purposive sampling dengan memilih satu kelas dari beberapa kelas yang ada. Kelas yang dimaksud yaitu kelas XI Merdeka 4 dengan jumlah peserta didik 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket Skala likert. Hasil analisa statistik didapatkan nilai rata-rata pretest 53,27 sedangkan posttest 85,17 dengan hasil perhitungan uji hipotesis Sig = 0,000< 0,05 yang berarti menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga ada pengaruh media permainan truth and dare terhadap motivasi belajar kelas XI materi sistem koordinasi.
Penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Materi Bioteknologi Pembuatan Tape Singkong (Manihot utilissima) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta didik Kelas X Indah Dwi Hartika Rahman; Muhiddin; Syamsuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Adapun subjek penelitian ini adalah kelas X Merdeka 2 Makassar, Sulawesi Selatan dengan jumlah peserta didik 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur peningkatan motivasi belajar peserta melalui angket pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar. Hasil analisis statistik di dapatkan pada nilai rata-rata pretes 47 dan nilai rata-rata posttes 84 serta N-Gain 0,69 dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik di Kelas XI SMAN 8 Makassar Tiyah Wasma Terru; Muhiddin; Syamsuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif peserta didik melalui penerapan model Problem based learning (PBL) pada materi sistem imun. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI.1 SMAN 8 Makassar yang berjumlah 34 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar pada aspek kognitif. Peningkatan hasil belajar diperoleh dengan membandingkan nilai prestest dan posttest di setiap siklus pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif dengan membandingkan hasil tes pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus I dari kategori kurang sekali menjadi kategori baik setelah perlakuan. Begitupun pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar dari kategori kurang menjadi katergori baik. Peningkatan hasil belajar menggunakan standar gain juga menunjukkan hasil sebesar 0.615 yang berada pada kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Base Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif peserta didik.