Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan media pembelajaran video. Media video diharapkan dapat memudahkan proses belajar serta meningkatkan minat dan motivasi siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada siklus pertama, hasil belajar siswa pada kompetensi dasar Bumi dan Tata Surya masih rendah, dengan rata-rata nilai 70,69 dan tingkat ketuntasan hanya 19,44%. Hanya 7 dari 36 siswa yang mencapai batas KKM (≥70). Observasi menunjukkan kurangnya perhatian dan konsentrasi siswa selama pembelajaran. Pada siklus kedua, setelah dilakukan perbaikan, termasuk penggunaan media video dan modul sekolah, kondisi kelas membaik dan siswa lebih fokus. Hasil belajar meningkat dengan rata-rata nilai 80,63 dan tingkat ketuntasan 86,11%, dimana 31 siswa mencapai KKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa media video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Pallangga, Kabupaten Gowa. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 70,79 pada siklus I menjadi 80,63 pada siklus II, dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 9,94%. Dengan lebih dari 75% siswa mencapai KKM, pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan media video pada kompetensi dasar Bumi dan Tata Surya dinyatakan berhasil, sehingga siklus dapat diakhiri.