Suryanti Tahir
SMP Negeri 1 Pallangga

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Guided Inquiry dalam Upaya Meningkatkan Literasi Sains di Kelas VIII SMPN 1 Pallangga Rijal; Ramlawati; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.946

Abstract

Penelitian ini mencerminkan kesadaran akan rendahnya kemampuan literasi sains di antara siswa kelas VIII di SMPN 1 Pallangga, terutama pada mata pelajaran IPA. Melalui fokus pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024, penelitian ini berusaha menjawab permasalahan tersebut dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berupa guided inquiry. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh guided inquiry terhadap literasi sains siswa dan mengukur sejauh mana peningkatan tersebut terjadi.Penelitian ini mengadopsi metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur literasi sains adalah soal literasi sains yang menitikberatkan pada tiga indikator literasi sains. Skor dari setiap pertanyaan disesuaikan dengan ranah kognitifnya masing-masing.Data yang terkumpul berupa data kualitatif, khususnya nilai tes literasi sains. Pada prasiklus, hasil menunjukkan nilai rata-rata sebesar 49.78, yang masuk dalam kategori cukup. Namun, dengan diterapkannya guided inquiry pada siklus I, terjadi peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata mencapai 73.20 dan kategorinya menjadi baik. Siklus II tetap menunjukkan hasil positif dengan nilai rata-rata sebesar 70.78, tetapi tetap dalam kategori baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model guided inquiry dalam proses pembelajaran memiliki dampak positif terhadap kemampuan literasi sains peserta didik kelas VIII di SMPN 1 Pallangga. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan ini dapat efektif membantu siswa meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi sains peserta didik
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 1 Pallangga Welhelmus Putnarubun; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.996

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pallangga melalui penerapan model pembelajaran discovery learning. Penelitian Tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus pembelajaran. setiap siklus memiliki tahapan perencanaan, pelaksanaaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas VII.4 sebanyak 40 orang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data berupa angket kolaborasi yang terdiri dari 20 butir pernyataan menggunakan skala linkert. Teknik analisis data hasil angket dilakukan dengan cara menghitung skor presentase setiap peserta didik. Kemudian skor presentase peserta didik di rerata pada setiap siklusnya dan dikategorikan kedalam kriteria insprestasi skor. Hasil penelitian menunjukan keterampilan kolaborasi peserta didik meningkat dari siklus 1 sebesar 72.79% (kategori baik) menjadi 84.00% (kategori baik) pada siklus 2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik VII SMP Negeri 1 Pallangga
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Peserta Didik Kelas VII di SMP Negeri 1 Pallangga Yusril; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII.10 di SMP Negeri 1 Pallangga dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket motivasi belajar yang terdiri dari 30 pernyataan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan survei. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan persentase rata-rata dari hasil angket motivasi belajar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II, yaitu dari 59,2% pada siklus I dengan kriteria cukup menjadi 73,9% pada siklus II dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar IPA peserta didik kelas VII.10 SMP Negeri 1 Pallangga.
Peningkatan Keterampilan Kolaborasi Melalui Model Discovery Learning Pada Peserta Didik Kelas VII.I UPTD SMP Negeri 1 Pallangga Wilma Sari; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1033

Abstract

Kolaborasi adalah adanya pola dan bentuk hubungan yang dilakukan antarindividu ataupun organisasi yang berkeinginan untuk saling berbagi, saling berpartisipasi secara penuh, dan saling menyetujui atau bersepakat untuk melakukan tindakan bersama dengan cara berbagi informasi, berbagi sumber daya, berbagi manfaat, dan berbagi tanggung jawab. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kolaborasi peserta didik dengan pembelajaran model Discovery Learning. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan belibatkan 35 peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Pallangga. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi modul ajar, rubrik observasi kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan kolaborasi dengan model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik kelas VI-I. Hal ini ditunjukkan dari hasil persentase ketuntasan yang awalnya 70,74% pada siklus 1 menjadi 87,18% pada siklus II.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Melalui Media Pembelajaran Berbasis Video di SMP Negeri 1 Pallangga Zakiyah Asis; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan media pembelajaran video. Media video diharapkan dapat memudahkan proses belajar serta meningkatkan minat dan motivasi siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada siklus pertama, hasil belajar siswa pada kompetensi dasar Bumi dan Tata Surya masih rendah, dengan rata-rata nilai 70,69 dan tingkat ketuntasan hanya 19,44%. Hanya 7 dari 36 siswa yang mencapai batas KKM (≥70). Observasi menunjukkan kurangnya perhatian dan konsentrasi siswa selama pembelajaran. Pada siklus kedua, setelah dilakukan perbaikan, termasuk penggunaan media video dan modul sekolah, kondisi kelas membaik dan siswa lebih fokus. Hasil belajar meningkat dengan rata-rata nilai 80,63 dan tingkat ketuntasan 86,11%, dimana 31 siswa mencapai KKM. Penelitian ini menunjukkan bahwa media video pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Pallangga, Kabupaten Gowa. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 70,79 pada siklus I menjadi 80,63 pada siklus II, dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 9,94%. Dengan lebih dari 75% siswa mencapai KKM, pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan media video pada kompetensi dasar Bumi dan Tata Surya dinyatakan berhasil, sehingga siklus dapat diakhiri.
Meningkatkan Motivasi Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terintegrasi dengan pendekatan TaRL SMP Negeri 1 Pallangga Yulinda Krisna Dwipayanti; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning terintegrasi dengan pendekatan TaRL pada kelas VII. 6 SMP Negeri 1 Pallangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas dua siklus dengan tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Pelaksanaan siklus I dan siklus II masing-masing berjumlah 2 kali pertemuan. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket motivasi belajar IPA terdiri atas 30 pernyataan yang terbagi dalam pernyataan positif dan pernyataan negative. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.6 SMP Negeri 1 Pallngga yang berjumlah 36 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, model Discovery Learning dengan pendekatan TaRL efektif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Peningkatan tersebut dapat dibuktikan dari persentase motivasi belajar IPA yang disetiap siklusnya mengalami peningkatan. Peningkatan motivasi belajar IPA peserta didik pada siklus I untuk kategori sangat baik hanya mencapai 19% dan siklus II untuk kategori sangat baik meningkat menjadi 55%
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Discovery Learning Berbantuan Media Interaktif Yuniar Israeni; Alimuddin; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninngkatkan hasil belajar peserta didik dikelas VII 7 SMP Negeri 1 Pallangga. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan model Kemmis dan Mc. Taggart yang setiap siklusnya terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan dan observasi, dan (3) refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Penelitian ini mmenggunakan analisis statistik deskriptif komparatif yaitu dengan membandingkan nilai pra siklus, siklus I dan Siklus II. Penggunaan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dikelas VII 7 SMP Negeri 1 Pallangga Semester II Tahun Pelajaran 2023-2024. Hal tersebut dapat terlihat dari skro rata-rata pada pra siklus adalah 6.78, dan untuk siklus I skor rata-rata yang didapatkan adalah 8.12. kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 9.83 dari keseluruhan skor rata-rata peserta didik.