Penelitian ini dilatar belakangi pemanfaatan model pembelajaran yang kurang bervariasi dan tidak sesuai dengan karakteristik peserta didik sehingga motivasi belajar dan hasil belajar IPA kurang memuaskan dan peserta didik kurang termotivasi untuk belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA di kelas VII di SMPN 16 Makassar. Metode menggunakan Penelitian tindakan kelas (PTK) Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII di SMPN 16 Makassar. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket untuk menilai Motivasi Belajar dan hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dengan persentase. Berdasarkan data analisis diperoleh nilai presentasi motivasi belajar dengan peningkatan sebesar 4,30% dari 75,66% pada siklus I menjadi 79,97% pada siklus II. kedua Hasil belajar peserta didik diperoleh nilai rerata 59 pada siklus 1 dan nilai 67 pada siklus dua dengan kategori cukup. Namun berdasarkakan data yang diperoleh ada 7 orang peserta didik yang mengalami penurunan hasil belajar pada siklus kedua. hal ini disebabkan banyaknya hari libur sehingga kegiatan proses belajar mengajar dalam siklus penerapan PTK yang tidak berjalan secara optimal, selain itu adanya miskonsepsi pada beberapa peserta didik karena waktu yang kurang optimal dalam memberi pemahaman kepada peserta didik. Namun secara keseluruhan, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match pada peserta didik dinilai dapat memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 16 Makassar