Kadariah
SMA Negeri 5 Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rendahnya Minat Siswa Untuk Membaca Buku Paket Sejarah di SMA Negeri 5 Makassar Nurdiana Anwar; Bustan; Kadariah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1453

Abstract

Minat membaca merupakan elemen krusial dalam keberhasilan pendidikan, terutama dalam pembelajaran sejarah yang berperan membentuk wawasan kebangsaan dan identitas budaya. Penelitian ini berfokus pada fenomena rendahnya minat membaca buku paket sejarah di SMA Negeri 5 Makassar. Studi ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih memilih mencari informasi melalui platform digital daripada menggunakan buku paket sebagai sumber utama. Beberapa faktor utama yang memengaruhi rendahnya minat ini meliputi penyajian materi yang monoton dan minim elemen visual, ketidakrelevanan isi dengan kehidupan siswa, serta dominasi teknologi digital dalam proses belajar. Penyajian materi yang padat dan menggunakan bahasa akademis sulit dipahami, membuat siswa merasa bosan. Kurangnya pendekatan kontekstual yang mengaitkan materi sejarah dengan kehidupan modern juga memperparah situasi. Di sisi lain, teknologi digital menawarkan materi lebih interaktif, seperti video dan infografis, yang lebih menarik bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian mengidentifikasi perlunya strategi inovatif untuk meningkatkan minat membaca, termasuk revisi penyajian buku paket, integrasi teknologi dalam pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Guru diharapkan dapat menerapkan metode pengajaran interaktif dan mengaitkan materi sejarah dengan isu-isu kontemporer agar lebih relevan bagi siswa. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara penulis buku, guru, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan sumber belajar yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa modern. Dengan demikian, diharapkan minat siswa terhadap buku paket sejarah dapat meningkat, yang pada akhirnya mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan mendalam.