Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELABUHAN BONERATE: PUSAT NIAGA ANTARPULAU DI SELAYAR (2007-2018) Bahri; La Malihu; Ahmadin; Najamuddin; Bustan; Salahuddin
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-62 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the development of the Port of Bonerate both in terms of infrastructure and the development of loading and unloading of goods and passengers. The research method used is historical research with procedures; heuristics, verification, interpretation and historiography. The results of this study indicate that in Bonerate Island initially there was only one port named Bonerate Harbor which was established in 2007. The waters of the Bonerate Harbor are very strategic because of its very safe position from the waves crashing in both the western and eastern seasons. The physical development of Bonerate Port is quite significant, namely experiencing development of 3 stages in the period 2007-2012. In 2007-2018 Bonerate Port facilities and infrastructure underwent construction in the form of port waters, mooring facilities, warehousing facilities and port facilities. The loading and unloading process of goods at this port experiences ups and downs.
Media Kuis Aplikasi Word Wall dalam meningkatkan Hasil Belajar Murid pada Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 7 Makassar Andi Suhaeni; Bustan Bustan; Ibrahim Sudirman
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.560

Abstract

Penelitian ini berawal dari kondisi pembelajaran yang terjadi di SMA Negeri 7 Makassar yang menuntut siswa untuk bertanggung jawab terhadap hasil belajar mereka, dengan pembelajaran yang selalu monoton terhadap buku paket maka perlu inovasi baru dalam melaksanakan pembelajaran yang kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui media kuis interaktif berbasis teknologi yaitu menggunakan aplikasi word wall. Penelitian ini dilakukan di kelas XI IPS 4 SMA Negeri 7 Makassar yang dialaksanakan pada Mei 2023 dengan objek penelitian sebanyak 36 siswa. Penelitian dilakukan dengan sebanyak 2 (dua) siklus dan 1 (satu) siklus terdiri dari 1 (satu) pertemuan. Hasil peneitian menyimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode kuis interaktif berbasis teknologi memiliki dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik ditandai dengan ketuntasan belajar siswa pada siklus ke II. Peningkatan ini disebabkan oleh ketertarikan siswa mengguakan media kuis interaktif serta memunculkan rasa persaingan mereka dalam mencapai hasil belajar yang maksinal. Penerapan metode kuis ini mampu meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Koopratif Tipe Gallery Walk untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Sejarah di SMAN 3 Wajo Elvira Fauzia; Bustan Bustan; Sari Kusumawati K
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.590

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan cara meningkatkan aktivitas aktivitas belajar peserta didik melalui model pembelajaran kooperatif tipe Galerry Walk pada pembelajaran sejarah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh penemuan masalah pada saat proses pembelajaran sejarah di kelas X.9 UPT SMAN 3 Wajo dan kesepakatan permasalahan dengan Guru pamong melalui diskusi khusunya terkait dengan keaktifan siswa, ketertarikan siswa, dan tanggap siswa terhadap proses pembelajaran yang telah dilalui pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan model penelitian menurut Kemmis dan Mr. Teggart sebanyak dua siklus yang terdiri dari empat kegiatan pokok, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi dengan menggunakan lembar observasi aktivitas guru dalam proses pembelajara dan aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran serta pemberian soal test pada setiap siklus. Dari data yang diperoleh penelitian ini menunjukan bahwa metode pembelajaran koopertif tipe Galerry Walk dapat meningkatkan aktivitas aktivitas belajar peserta didik sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Sejarah di SMA Negeri 17 Makassar Muhammad Afdhal Kamaaruddin; Bustan Bustan; Abdul Asis
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.597

Abstract

Hasil belajar merupakan cerminan tingkat keberhasilan atau pencapaian tujuan dari proses belajar yang telah dilaksanakan yang pada puncaknya diakhiri dengan suatu evaluasi. Berdasarkan hasil observasi peneliti, hasil belajar peserta didik kelas XI Mipa 7 SMAN 17 Makassar pada pelajaran sejarah masih rendah, kompetensi yang diajarkan seringkali tidak mencapai hasil yang diharapkan. Hal tersebut diakibatkan karena guru masih menggunakan metode ceramah serta guru tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik. Sehingga kurangnya aktivitas peserta didik yang mengarahkan pada kegiatan pemecahan masalah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik apabila menggunakan model Problem Based Learning dengan media Canva dalam proses pembelajaran. Desain penelitian pada penelitian ini adalah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan Pre-test di awal pembelajaran setelah itu melakukan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media Canva dan di akhir pembelajaran dilakukakan test. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa rata-rata hasil belajar sejarah siklus I 49 % menjadi 89% dan pada siklus II 76% menjadi 94%. Artinya, terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media Canva terhadap hasil belajar sejarah peserta didik.
Rendahnya Minat Siswa Untuk Membaca Buku Paket Sejarah di SMA Negeri 5 Makassar Nurdiana Anwar; Bustan; Kadariah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1453

Abstract

Minat membaca merupakan elemen krusial dalam keberhasilan pendidikan, terutama dalam pembelajaran sejarah yang berperan membentuk wawasan kebangsaan dan identitas budaya. Penelitian ini berfokus pada fenomena rendahnya minat membaca buku paket sejarah di SMA Negeri 5 Makassar. Studi ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih memilih mencari informasi melalui platform digital daripada menggunakan buku paket sebagai sumber utama. Beberapa faktor utama yang memengaruhi rendahnya minat ini meliputi penyajian materi yang monoton dan minim elemen visual, ketidakrelevanan isi dengan kehidupan siswa, serta dominasi teknologi digital dalam proses belajar. Penyajian materi yang padat dan menggunakan bahasa akademis sulit dipahami, membuat siswa merasa bosan. Kurangnya pendekatan kontekstual yang mengaitkan materi sejarah dengan kehidupan modern juga memperparah situasi. Di sisi lain, teknologi digital menawarkan materi lebih interaktif, seperti video dan infografis, yang lebih menarik bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian mengidentifikasi perlunya strategi inovatif untuk meningkatkan minat membaca, termasuk revisi penyajian buku paket, integrasi teknologi dalam pembelajaran, dan peningkatan kompetensi guru. Guru diharapkan dapat menerapkan metode pengajaran interaktif dan mengaitkan materi sejarah dengan isu-isu kontemporer agar lebih relevan bagi siswa. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara penulis buku, guru, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan sumber belajar yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa modern. Dengan demikian, diharapkan minat siswa terhadap buku paket sejarah dapat meningkat, yang pada akhirnya mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan mendalam.