Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Kualitas Pendidikan Di Kabupaten Sekadau Tahun 2022-2023 Arjun Wahyudi
Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia
Publisher : CV. Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/jupsi.v2i2.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap kualitas pendidikan di Kabupaten Sekadau selama periode 2022-2023. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan IPM, terutama dalam aspek pendidikan, yang tercermin dari peningkatan rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah. Namun, disparitas kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan, serta tingginya angka putus sekolah, masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan upaya kolaboratif dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan IPM secara keseluruhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi yang berguna bagi pembuat kebijakan dalam upaya perbaikan kualitas pendidikan di Kabupaten Sekadau.  
Kampanye Anti-Bullying melalui Pendekatan Partisipatif Guna Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Arjun Wahyudi
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2024): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying di sekolah merupakan masalah krusial yang dapat mempengaruhi kesejahteraan siswa secara signifikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying serta memperkuat kesadaran dan kesiapan mereka dalam menghadapi situasi bullying. Kegiatan dilaksanakan di SDN 9 Sungai Kakap dengan melibatkan 60 siswa kelas 6 sebagai peserta. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi interaktif, diskusi kelompok, dan latihan simulasi. Data diperoleh melalui pre-test dan post-test yang mengevaluasi perubahan pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa terkait definisi bullying, kesadaran akan dampak negatifnya, serta kesiapan untuk mengambil tindakan saat menghadapi bullying, termasuk bullying siber. Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan siswa, sehingga mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman.
Dinamika Transformasi Sosial dan Budaya di Desa Rawak Hulu dan Rawak Hilir: Dari Etnosentrisme ke Multikulturalisme Arjun Wahyudi; Barella, Yusawinur; Wiyono, Hadi
Journal of Social Development Studies Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Department of Social Development and Welfare, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsds.16383

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis dinamika perubahan sosial budaya di Desa Rawak Hulu dan Rawak Hilir, Kecamatan Sekadau Hulu, Kalimantan Barat, dari pola etnosentrisme menuju multikulturalisme. Berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan multikultural serta interaksi antarbudaya menjadi faktor utama pendorong perubahan tersebut. Pendidikan berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai inklusif dan mendekonstruksi prasangka lama, sementara interaksi sosial memperkuat kohesi antara komunitas Melayu dan Tionghoa. Peningkatan kesadaran sosial dan perluasan akses terhadap pendidikan turut mendorong penerapan nilai-nilai inklusif, sehingga tercipta lingkungan multikultural yang harmonis. Meskipun demikian, tantangan tetap muncul, khususnya pada momen-momen politik yang berpotensi memicu kembali sentimen etnis. Hal ini menunjukkan bahwa multikulturalisme merupakan proses dinamis yang memerlukan pemeliharaan berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang transformasi sosial di wilayah pedesaan Indonesia serta menegaskan pentingnya kebijakan yang mendukung integrasi budaya dan pendidikan multikultural guna memperkuat kohesi sosial di masyarakat yang beragam secara etnis. Kata kunci: Etnosentrisme; Multikulturalisme; Perubahan Sosial Budaya; Pendidikan. Abstract This study examines the socio-cultural transformation of Rawak Hulu and Rawak Hilir villages in the Sekadau Hulu District, West Kalimantan, focusing on the shift from ethnocentrism to multiculturalism. Using a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The findings indicate that multicultural education and intercultural interaction are the main drivers of this transformation. Education plays an active role in fostering inclusive values and deconstructing long-standing prejudices, while social interactions strengthen cohesion between the Malay and Chinese communities. Increasing social awareness and broader access to education have further promoted the adoption of inclusive values, leading to the development of a harmonious multicultural environment. However, challenges remain, particularly during political periods that may reignite ethnic sentiments, suggesting that multiculturalism is a dynamic process requiring ongoing maintenance. This study contributes to the broader understanding of social change in rural Indonesia and highlights the importance of policies that promote cultural integration and multicultural education to strengthen social cohesion in ethnically diverse communities. Key words: Ethnocentrism; Multiculturalism; Sociocultural Change; Education.