Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGELOLAAN DANA BOS PADA TINGKAT SD DI KABUPATEN TANA TORAJA Sulastri Litha; Lukman Samboteng; Sofian Aripin
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.12505

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Tana Toraja. Masalah yang diteliti adalah variasi implementasi prinsip-prinsip good governance dan fungsi manajemen dalam pengelolaan dana BOS, serta faktor-faktor yang menghambat pengelolaannya. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengelolaan dana BOS dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 9 informan yang terdiri dari kepala sekolah, bendahara, dan ketua komite dari 3 Sekolah Dasar di Kabupaten Tana Toraja. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan dalam implementasi prinsip-prinsip good governance dan fungsi manajemen di ketiga sekolah yang diteliti. UPT SDN 4 Malimbong Balepe' menunjukkan praktik yang paling mendekati ideal, sementara UPT SDN 5 Makale dan UPT SDN 6 Rembon menunjukkan penyimpangan yang lebih besar, terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi. Faktor-faktor penghambat yang teridentifikasi meliputi kurangnya keterampilan bendahara dalam mengoperasikan komputer, ketidakcukupan dana BOS, keterbatasan dalam pembayaran honor tenaga honorer, peran kepala sekolah yang tidak sesuai dengan prinsip good governance, dan kurangnya evaluasi yang efektif. Kesimpulannya, terdapat kesenjangan antara teori dan praktik dalam pengelolaan dana BOS, yang menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas dan pemahaman tentang prinsip-prinsip good governance dan manajemen yang efektif di tingkat sekolah.
ANALISIS KINERJA PENANGANAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK PADA PEMERINTAH KABUPATEN TANA TORAJA Dina Tanditasik; Lukman Samboteng; Sofian Aripin
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.12506

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja penanganan kasus kekerasan terhadap anak oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan penanganan yang cukup baik dan komprehensif, mencakup aspek pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban. Pendekatan pencegahan dilakukan melalui sosialisasi, edukasi masyarakat, peningkatan kapasitas petugas, dan kerjasama lintas sektor. Penanganan kasus dilakukan secara terpadu, melibatkan layanan medis, psikologis, dan hukum, serta pemulihan korban melalui rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Integrasi kearifan lokal dan budaya Toraja dalam proses penanganan terbukti meningkatkan penerimaan dan dukungan masyarakat, dengan pelibatan aktif tokoh adat sebagai ciri khas yang efektif.
Assessing the Effectiveness of the E-Court System Implementation Using the End-User Computing Satisfaction Model at Kotabaru District Court Muhammad Adithya; Lukman Samboteng; Agus Priyanto
Golden Ratio of Law and Social Policy Review Vol. 5 No. 2 (2026): January - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grlspr.v5i2.1881

Abstract

This research investigates the effectiveness of the Electronic Court System (E-Court) implementation at the Kotabaru District Court in Indonesia, using the End User Computing Satisfaction (EUCS) model. The study aims to assess how well the E-Court system meets its objectives of improving judicial efficiency, transparency, and accessibility, and to identify the barriers that limit its full effectiveness. The research employs a qualitative descriptive approach, utilizing primary data collected through in-depth interviews, structured observations, and document analysis. Interviews were conducted with key stakeholders, including judges, court staff, advocates, and litigants, to gather insights into their experiences with the E-Court system. The EUCS model was used to analyze user satisfaction across five dimensions: content, format, ease of use, timeliness, and support. The findings indicate that while the E-Court system has significantly improved administrative efficiency, reduced time and costs, and enhanced public access to justice, challenges persist in areas such as ease of use, timeliness, and technical support. External factors such as poor internet infrastructure, geographic constraints, and limited digital literacy also hinder the system's full potential. The study concludes that the success of the E-Court system depends on overcoming these barriers through better technical support, improved user interfaces, and broader digital literacy programs. Recommendations are made for both local and national stakeholders to address these issues and enhance the inclusivity and accessibility of the E-Court platform.