Listyorini Rarasingtyas
RSUD Dr. M. Soewandhi, Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BAGAIMANA JOB STRESS DAPAT MENYEBABKAN EMPLOYEE DEVIANCE? SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS Arif Kresna Setiadi; Erna Setijaningrum; Listyorini Rarasingtyas
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.12521

Abstract

Tinjauan literatur sistematis ini mengkaji hubungan antara Job Stress dan Deviance Workplace Behavior dengan mensintesiskan temuan dari 12 studi empiris di berbagai konteks budaya dan jenis pekerjaan. Tinjauannya adalah untuk menyelidiki bagaimana job stress didefinisikan, apa saja anteseden dan penyebabnya, serta efek langsung dan tidak langsungnya terhadap deviance workplace behavior. Studi-studi tersebut secara konsisten mendefinisikan job stress sebagai keadaan psikologis negatif yang dihasilkan dari ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan dan sumber daya untuk menyelesaikannya. Bukti-bukti secara umum mendukung hubungan positif antara job stress dan deviance workplace behavior, dimana karyawan yang mengalami tingkat stres yang lebih tinggi cenderung terlibat dalam penyimpangan (deviance) yang diarahkan pada organisasi, interpersonal, dan pelanggan. Namun, kekuatan hubungan ini bergantung pada karakteristik individu (kegigihan, efikasi diri, fokus pada peraturan) dan faktor kontekstual (kesesuaian individu-organisasi, dukungan sosial). Beberapa studi juga menunjukkan potensi adanya mediasi, seperti emotional exhaustion dan moral diengagement, yang dapat menjelaskan bagaimana stres diterjemahkan menjadi perilaku deviance. Tinjauan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih berwarna tentang hubungan antara job stress dan deviance workplace behavior, mengidentifikasi kerangka kerja teoritis, serta menawarkan implikasi praktis untuk memitigasi deviance workplace behavior dengan mengatasi stresor di tempat kerja.