Jafar Shiddiq
STIES BABUSSALAM

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digitalization Of Funding Officers In Providing On-Shift Services To Customers Using The Collector Application Jafar Shiddiq; Rama Sultan Duta Alamsyah
TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 7 No 01 (2026): Tijatorana : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah
Publisher : TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/tijarotana.v7i01.224

Abstract

The rapid development of digital technology has driven financial institutions, including Islamic rural banks, to transform their work systems in order to improve operational efficiency and service quality. PT BPR Syariah Lantabur Tebuireng, as a pesantren-based financial institution, has also embraced innovation by digitalizing the role of funding officers, particularly in the context of proactive customer outreach services. This study aims to describe the implementation of funding officer digitalization through the use of the Collector application in supporting field-based fundraising activities. A qualitative descriptive approach was used, with data collected through semi-structured interviews, field observations, and internal documentation. The findings reveal that the Kolektor application facilitates funding officers in digitally recording visit data, accessing real-time customer information, and submitting reports to management more quickly and accurately. This digitalization not only improves work efficiency but also strengthens personal relationships with customers through more responsive service. Additionally, the application enhances transparency, performance monitoring, and strategic planning by management. The results of this study indicate that digitalizing the role of funding officers can significantly enhance the competitiveness of Islamic rural banks in the digital era, while still upholding the values of Sharia and trust-based financial service principles.
EKSISTENSI YAYASAN AMAL AL-BIRUNI BABAKAN CIWARINGIN KABUPATEN CIREBON DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT Jafar Shiddiq
TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Syariah Vol 1 No 02 (2020): Tijatorana : Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : TIJAROTANA : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/tj.v1i02.13

Abstract

Yayasan Amal Al-Biruni adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh beberapa pimpinan pondok pesantren Babakan Ciwaringin yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat di sekitar pesantren. Keberadaan yayasan Amal Al-Biruni bertujuan juga untuk menjalin silaturahmi antara masyarakat sekitar Babakan dengan pondok pesantren yang ada di Babakan. Selain itu yayasan mempunyai tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui program-program pemberdayaan, seperti pemberian kredit tanpa bunga dan tanpa jaminan, konseling usaha dan pelatihan wirausaha. Untuk memulihkan kondisi ekonomi yang memburuk akibat munculnya krisis ekonomi, diperlukan upaya yang komprehensif dan efektif. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam program pembangunan nasional (Propenas) 2001-2005 yang menghendaki agar dilaksanakannya program pemberdayaan masyarakat untuk memulihkan kondisi ekonomi. Kesenjangan merupakan kenyataan yang ada dalam pembangunan yang memerlukan pemecahan dengan pemihakan dan pemberdayaan bagi pelaku ekonomi lemah secara nyata. Pemberdayaan Masyarakat merupakan suatu usaha untuk merealisasikan kekuatan dan kemampuan untuk mencapai perubahan dengan melihat potensi sumberdaya yang ada, kepada mereka yang menjadi anggota dari suatu negara, dimana pemerintah sebagi pihak yang memberikan pembinaan (bimbingan) dan pelayanan agar tercapai keadaan sejahtera sehingga meningkatkan harkat dan martabat lapisan masyarakat, yang dalam kondisi sekarang, tidak mampu melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan. Dengan kata lain, pemberdayaan adalah upaya memampukan, memartabatkan, dan memandirikan rakyat. Melihat fenomena praktek pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan yayasan Amal Al-Biruni, penulis bermaksud menganalisis tentang eksistensi yayasan Amal Al-Biruni di kalangan masyarakat Babakan Ciwaringin Cirebon melalui pola pemberdayaan ekonomi masyarakat. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana pola pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dikembangkan oleh yayasan Amal Al-Biruni Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon? Serta bagaimana eksistensi yayasan Amal Al-Biruni di kalangan masyarakat Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon? Agar mendapatkan hasil yang maksimal, maka penulis menggunakan jenis penelitian lapangan, dengan melakukan observasi dan interview (wawancara). Untuk memperoleh gambaran yang jelas dan terperinci mengenai eksistensi yayasan Amal Al-Biruni Babakan Ciwaringin Kabupaten Cirebon dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa eksistensi yayasan Amal Al-Biruni dapat dilihat melalui keberadaan yayasan Amal Al-Biruni yang memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui tiga segi, yaitu agama, pendidikan dan ekonomi. Selain itu eksistensi yayasan Amal Al-Biruni dapat dilihat melalui program pola pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan oleh yayasan, seperti pemberian pinjaman tanpa bunga dan tanpa jaminan, konseling usaha, pemberian dana hibah kepada para dhuafa dan pelatihan wirausaha. Melalaui program tersebut yayasan Amal Al-Biruni dapat mengubah masyarakat menjadi mandiri dalam bidang ekonomi
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN M-BANKING PADA PERBANKAN SYARI’AH DI TENGAH ISU TINDAKAN PHISING Jafar Shiddiq; Nur Laily Hidayati; Zakiyyah Ilma Ahmad
ISTIFADA : Jurnal Ekonomi dan Lembaga Keuangan Syariah Vol. 1 No. 01 (2025): ISTIFADA : Jurnal Ekonomi Dan Lembaga Keuangan Syariah
Publisher : LPPM STIES BABUSSALAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64454/istifada.v1i01.108

Abstract

Ekonomi syariah, sebagai sebuah disiplin yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam, memerlukan ijtihad yang cermat dalam merespons tantangan ekonomi global. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis peran ijtihad ekonomi syariah dalam menghadapi dinamika pasar global dengan memanfaatkan metodologi ushul fiqh. Melalui penelitian ini, ditemukan bahwa ijtihad yang tepat dapat memperkuat posisi ekonomi syariah dalam konteks internasional, memfasilitasi pertumbuhan sektor-sektor keuangan yang mematuhi syariah, serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat globalisasi. Kesimpulan utama dari jurnal ini menyatakan bahwa untuk membangun sistem ekonomi syariah yang adaptif dan responsif, penting untuk melibatkan metode ijtihad yang berlandaskan pada nilai-nilai maqasid syariah dan kemaslahatan umat. Isu phishing dapat menjadi ancaman yang signifikan terhadap keamanan informasi pribadi dan keuangan nasabah pada perbankan syari’ah. Hal ini menjadi perhatian khusus, apalagi tren penggunaan mobile banking sedang digandrungi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan strategi keamanan yang diterapkan oleh bank dalam mencegah serangan phishing dan melindungi informasi nasabah dan juga mendeskripsikan persepsi pelanggan terhadap langkah-langkah keamanan untuk meningkatkan perlindungan informasi nasabah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan hasil penelitian yang relevan dengan topik yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa pihak bank telah melakukan strategi keamanan mobile banking di tengah isu phising seperti: peningkatan keamanan sistem, edukasi nasabah, respon yang cepat terhadap insiden serta meingkatkan transparansi. Kemudian, kepercayaan masyarakat untuk tetap menggunakan mobile banking di tengah isu phising masih bertahan. Namun, trauma berat dan degredasi kepercayaan tentu dialami oleh korban phising. Pihak bank syari’ah selalu memberikan edukasi terbaik pencegahan kejadian tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mobile banking tetap digunakan oleh perbankan syari’ah dengan tetap memperhatikan keamanan data nasabah.