Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Strategi Refugia Pengendali Hama Padi Pangandaran: Analisis Ifas-Efas, Space Matrix, dan QSPM Afif Baharsyah; A Hadian Pratama Hamzah; Nurhasanah Nurhasanah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i3.7617

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi optimal peningkatan motivasi petani Kecamatan Pangandaran dalam mengadopsi tanaman refugia di pematang sawah. Tanaman ini menyediakan mikrohabitat, nektar, dan perlindungan bagi musuh alami hama seperti predator serta parasitoid untuk pengendalian ekologi wereng coklat (Nilaparvata lugens) dan penggerek batang (Scirpophaga incertulas), mengatasi penurunan produksi padi dan ketergantungan pestisida kimia. Pendekatan mixed methods menggunakan triangulasi data primer (kuesioner Likert, wawancara, FGD, observasi) dan sekunder, dengan analisis IFAS (S 2,23; W 1,28), EFAS (O 2,07; T 1,54), SWOT kuadran Progressive (SW 0,94; OT 0,53), serta QSPM pada 16 strategi alternatif. Hasil menunjukkan prioritas strategi S-O agresif: optimasi penyuluhan-pasar organik (TAS 7,74), reduksi pestisida-nilai tambah ekonomi (7,63), dan integrasi kebijakan pelatihan (7,58), didukung kekuatan adaptabilitas refugia lokal dan peluang sertifikasi GAP. Implementasi bertahap melalui SL-PHT, demplot, dan subsidi benih refugia menargetkan adopsi 65%, selaras dengan efektivitas pengendalian OPT hingga 40%, reduksi pestisida 50%, serta peningkatan populasi musuh alami 20%, menuju pertanian berkelanjutan ramah iklim.
Implementation of Oil Spill Management through Regional Regulations in Sustainable Coastal Environment Management in Bintan A Hadian Pratama Hamzah; Cicik Suryani; Nurhasanah Nurhasanah; Sri Harijati
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 23 No. 1 (2024): Pena Justisia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v23i1.4737

Abstract

Indonesia is called a maritime country with potential in marine resources, for example capture fisheries and oil and gas deposits at the bottom of the ocean. Apart from its natural resources, Indonesia has sovereignty over territorial seas which include; inland waters, archipelago waters, and territorial seas. This paper focuses on analyzing how regional regulations are implemented in managing oil spills in the coastal environment of Bintan Regency, Riau Islands. This research uses a type of juridical-normative research, also known as doctrinal, with the object or target of the research being statutory regulations and other legal materials. The results obtained show that regional regulations are not yet optimal in managing oil spill issues. In this article there are also good recommendations for stakeholders from both regional and central levels.