Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Dalam Kasus Wanprestasi: Studi Empiris Di Indonesia Muhammad Alam Aryadewangga; Benny Djaja; Maman Sudirman
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i1.6306

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa dalam kasus wanprestasi di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan yang dihadapi dalam proses litigasi, termasuk biaya tinggi dan waktu yang lama, yang seringkali menghambat akses keadilan bagi pihak-pihak yang terlibat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana mediasi dapat menyelesaikan sengketa wanprestasi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan mediator, hakim, dan pihak-pihak terkait, serta observasi langsung terhadap proses mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi dapat menyelesaikan sengketa dengan lebih cepat dan efisien dibandingkan litigasi, serta memiliki potensi untuk memperbaiki hubungan antar pihak setelah sengketa diselesaikan. Namun, keberhasilan mediasi dipengaruhi oleh kompetensi mediator, kesiapan para pihak untuk berkompromi, dan dukungan dari institusi pengadilan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun mediasi memiliki tantangan, ia tetap menjadi solusi yang efektif dan bermanfaat dalam penyelesaian sengketa wanprestasi di Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan mediasi dan pemahaman masyarakat tentang manfaatnya sebagai alternatif penyelesaian sengketa.
Transforming Inheritance Law in the Digital Era: Challenges, Opportunities, and Adaptive Strategies for Indonesia Tendri Hardiyansyah; Benyy Djaja; Maman Sudirman
Jurnal Al-Hakim: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Studi Syariah, Hukum dan Filantropi Vol. 6 No. 2 November 2024
Publisher : Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/jurnalalhakim.v6i2.10174

Abstract

The Fourth Industrial Revolution and Society 5.0 have introduced significant challenges to inheritance law in Indonesia, particularly with the emergence of digital assets that reshape concepts of ownership and inheritance. This research aims to explore the transformation of inheritance law in the digital era, identify challenges and opportunities, and formulate adaptive strategies. The study employs a qualitative approach with a normative and empirical juridical design, involving literature review, in-depth interviews, and focus group discussions. The findings reveal regulatory gaps in accommodating the inheritance of digital assets, complexities arising from the pluralism in inheritance law, and technical and security challenges in digital inheritance. On the other hand, blockchain technology and smart contracts present innovative opportunities. This research recommends a comprehensive revision of the existing legal framework, harmonization of legal pluralism, the adoption of technology within the inheritance system, enhanced digital literacy, and international cooperation to address cross-border issues. In conclusion, transforming inheritance law in the digital era requires a multidisciplinary approach that integrates legal, technological, and socio-cultural aspects to create a system that is adaptive yet grounded in Indonesia's local wisdom.