Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI DAMPAK PENGGUNAAN INTERNET TERHADAP SISWA KEPADA GURU DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI PEKON SUKARAJA Sandi Badiwibowo Atim; Muhammad Ikhsan; Riska Amalia Praptiwi
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v6n1.3378

Abstract

Di era Globalisasi yang semakin berkembang saat ini perkembangan teknologi memberikan dampak yang besar bagi masyarakat terutama bagi remaja yang dapat menimbulkan berbagai dampak dari segi positif maupun negatif. Sosialisasi yang diberikan menggambarkan peran yang baik bagi Guru di Sekolah. Serta menanggulangi dampak negatif media sosial yang berkaitan dengan perilaku menyimpang pada remaja di Sekolah. Penanaman pemahaman penggunaan dan keamanan media digital untuk anak-anak dan remaja dinilai sangat penting karena konten yang masuk ke dalam jaringan Internet sangat bebas dan sulit disaring. Karena saat ini tingkat kejahatan dunia maya meningkat sangat tajam, seperti pornografi, penipuan, pencurian data, penyesatan opini, dan sebagainya. Berbagai potensi negatif tersebut mengintai pengguna Internet yang saat ini didominasi kalangan siswa/siswi. Peran Guru maupun masyarakat dalam membimbing siswa/siswi menjadi suatu hal yang penting agar para siswa/siswi tidak lagi salah dalam hal memanfaatkan media sosial sebagai sarana informasi yang bersifat luas. Untuk terhindar dari dampak-dampak negatif tersebut Guru bisa menjadikan sosial media menjadi bagian dari proses pembelajaran misalnya belajar menggunakan media youtube, agar tidak hanya digunakan untuk menonton film saja yang terkadang tidak sesuai usianya. Dengan begitu para siswa/siswi bisa dikontrol dalam membuka media sosial tersebut sehingga bisa memanfaatkan media sosial yang baik sesuai dengan usianya. Jika dalam kehidupan sehari-harinya lebih sering menggunakan media sosial yang negatif maka akan berpengruh dalam proses belajar menjadi tidak fokus dan hanya lebih sering menggunakan sosial medianya. Maka akan tercipta generasi-generasi yang kurang berkualitas.
Clustering Toko Ritel Berdasarkan Pola Penjualan Produk Menggunakan Algoritma K-Means Riska Amalia Praptiwi; Yulya Muharmi; Dhella Amelia
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 6 No 1 (2026): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v6i1.1748

Abstract

Penelitian ini menganalisis pola penjualan toko ritel di Pekanbaru dan melakukan segmentasi berbasis data menggunakan algoritma K-Means. Dataset terdiri dari 965 toko dengan variabel numerik hasil preprocessing, meliputi total penjualan, frekuensi transaksi, rata-rata nilai pembelian, dan variasi produk. Hasil clustering menunjukkan tiga segmen toko: performa tinggi, menengah, dan rendah, dengan evaluasi kualitas menggunakan Silhouette Score sebesar 0.603 dan Davies-Bouldin Index sebesar 0.763. Visualisasi PCA memperkuat pemisahan antar cluster secara intuitif. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan K-Means pada data ritel lokal Pekanbaru dengan evaluasi cluster komprehensif, sehingga menghasilkan segmentasi yang lebih representatif terhadap perilaku konsumen daerah. Temuan ini dapat dimanfaatkan untuk strategi distribusi produk, target promosi, dan evaluasi kinerja toko berbasis data. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan variabel lokasi geografis dan demografi pelanggan untuk meningkatkan presisi segmentasi.