Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Project Based Learning dalam Meningkatkan Minat Peserta Didik pada Pelajaran Kejuruan Adelia Ramadhani
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 2, July(2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kejuruan memainkan perang penting dalam mempersiapkan siswa dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja. Namun, rendahnya minat belajar siswa terhadap mata pelajaran kejuruan menjadi tantangan utama yang berdampak negatif pada prestasi akademik dan keterampilan lulusan. Penelitian ini untuk mengatasi masalah tersebut dengan menguji Efektivitas model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL)_dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini mengadopsi pendekatan eksperimen semu yang dilakukan di SMK Negeri 2 Makassar dengan sampel siswa kelas X Tkj 1 Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan Telekomunikasi (TJKT) dan diuji menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang diajarkan menggunakan model PjBL memperoleh nilai antara 80 dan 92, dengan rata-rata 85,78. Di sisi lain, siswa yang diajarkan dengan metode pembelajaran konvensional memperoleh nilai berkisar antara 60 hingga 80 dengan rata-rata nilai sebesar 69,86. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Asymp.Sig) sebesar 0,000, lebih rendah dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan dengan penerapan model PjBL. Dari penelitian ini didapat disimpulkan bahwa penerapan model PjBL secara signifikan meningkatkans hasil belajar siswas daripada siswas yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Model PjBL dapat diintegrasikan secara efektif dalam pendidikan kejuruan untuk meningkatkan minat belajar dan menghasilkan lulusan yang lebih siap memenuhi kebutuhan dunia kerja.
Exploring the Business Environment: Field Study at “Rumah Bimbel Bu Lily” Adelia Ramadhani; Sultan Baa; Siti Nurhalisa; Nurqalbi Nurqalbi; M Ikram
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14079

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi lingkungan bisnis, strategi operasional, tantangan, dan pembelajaran kewirausahaan dari “Rumah Bimbel Bu Lily,” sebuah lembaga bimbingan belajar berbasis komunitas di Makassar, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif; data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan pendiri usaha, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan lembaga bimbingan belajar ini hingga memiliki tiga cabang, yaitu Tello Baru, Batua, dan Ujung Bori, didorong oleh beberapa keunggulan layanan utama. Lembaga ini menunjukkan sejumlah keunggulan, antara lain memberikan keringanan biaya bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah dan keluarga orang tua tunggal, mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan, serta melaporkan perkembangan belajar siswa secara transparan melalui video WhatsApp yang dikirimkan kepada orang tua. Untuk mengatasi keterbatasan ruang kelas seiring jumlah siswa yang terus bertambah hingga 198 siswa aktif, lembaga ini menerapkan jadwal shift yang fleksibel, serta rutin mengadakan kompetisi akademik setiap semester di ruang publik, seperti pusat perbelanjaan, untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa sekaligus memperkenalkan merek lembaga kepada masyarakat luas. Usaha ini, dengan 14–16 tutor dan pendapatan kotor bulanan sekitar Rp18.000.000, membuktikan bahwa bisnis pendidikan berskala kecil dapat layak secara finansial sekaligus mengusung tujuan kemanusiaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepercayaan pelanggan, fleksibilitas, dan daya tanggap sosial bagi lembaga pendidikan nonformal di tengah persaingan pasar lokal.