Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pameran Hasil Mini Project Sains Anak Terlantar di Kota Makassar Rifda Nur Hikmahwati Arif; Nurhayani H. Muhiddin; Hasanuddin Hasanuddin; Fandi Ahmad; Siti Nurhalisa
Jurnal Kemitraan Masyarakat Volume 4 Number 2 Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA Fakultas MIPA Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jkm.v4i2.81241

Abstract

The purpose of this community service is to provide opportunities for street children in Makassar City to exhibit and market their science mini-project products during the Dies Natalis of Universitas Negeri Makassar in 2024. The exhibition was held on the UNM campus, featuring science-based products developed by street children, including decorative lamps, solar panel fan, hand wash soap, tape jusinta, and nata de coco. The implementation method uses an educational exhibition  approach involving street children directly as exhibitors and product sellers. The results of community service activities show that this exhibition not only increases children's confidence in communicating and doing business, but also provides real experience in marketing products to the academic community.
Exploring the Business Environment: Field Study at “Rumah Bimbel Bu Lily” Adelia Ramadhani; Sultan Baa; Siti Nurhalisa; Nurqalbi Nurqalbi; M Ikram
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14079

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi lingkungan bisnis, strategi operasional, tantangan, dan pembelajaran kewirausahaan dari “Rumah Bimbel Bu Lily,” sebuah lembaga bimbingan belajar berbasis komunitas di Makassar, Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif; data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur dengan pendiri usaha, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan lembaga bimbingan belajar ini hingga memiliki tiga cabang, yaitu Tello Baru, Batua, dan Ujung Bori, didorong oleh beberapa keunggulan layanan utama. Lembaga ini menunjukkan sejumlah keunggulan, antara lain memberikan keringanan biaya bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah dan keluarga orang tua tunggal, mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan, serta melaporkan perkembangan belajar siswa secara transparan melalui video WhatsApp yang dikirimkan kepada orang tua. Untuk mengatasi keterbatasan ruang kelas seiring jumlah siswa yang terus bertambah hingga 198 siswa aktif, lembaga ini menerapkan jadwal shift yang fleksibel, serta rutin mengadakan kompetisi akademik setiap semester di ruang publik, seperti pusat perbelanjaan, untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa sekaligus memperkenalkan merek lembaga kepada masyarakat luas. Usaha ini, dengan 14–16 tutor dan pendapatan kotor bulanan sekitar Rp18.000.000, membuktikan bahwa bisnis pendidikan berskala kecil dapat layak secara finansial sekaligus mengusung tujuan kemanusiaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepercayaan pelanggan, fleksibilitas, dan daya tanggap sosial bagi lembaga pendidikan nonformal di tengah persaingan pasar lokal.