Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Pencatatan Penilaian Anak bagi Guru PAUD Ana Falera
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.573 KB) | DOI: 10.33367/piaud.v1i2.2098

Abstract

Fokus penelitian ini adalah pengembangan Aplikasi Pencatatan Penilaian Anak (APPA) yang dibuat untuk memudahkan pendidik Anak Usia Dini (AUD) dalam mencatat penilaian anak dan juga merangkum penilaian dalam penilaian harian, mingguan, bulanan dan semester. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang disebut research and development (RnD) dengan menggunakan model Borg and Gall. Prosedur pelaksanaan pada penelitian ini menggunakan sepuluh langkah, mulai dari penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan aplikasi, pengembangan bentuk awal aplikasi, uji coba lapangan awal, revisi uji coba lapangan awal, uji coba lapangan utama, revisi uji coba lapangan utama, uji coba pelaksanaan, penyempurnaan aplikasi dan terakhir penyebarluasan aplikasi. Aplikasi diujicobakan pada pendidik AUD melalui tiga tahapan yaitu uji coba lapangan awal sebanyak dua pendidik, uji coba lapangan utama sebanyak empat pendidik, dan uji coba pelaksanaan sebanyak 15 pendidik. Kelayakan aplikasi didasarkan pada hasil penilaian ahli materi, ahli desain dan pendidik AUD. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunan teknik kuisioner, observasi dan wawancara. Analisis data berupa deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil pengembangan APPA secara umum dikatakan layak digunakan. Hal itu berdasarkan dari hasil validasi ahli materi dengan rata-rata nilai 4,25 termasuk kategori layak, ahli desain dengan rata-rata nilai 4,42 termasuk kategori layak, dan uji coba pelaksanaan dengan rata-rata nilai 93,3% termasuk dalam kategori layak. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa APPA layak digunakan.
Optimalisasi Youtube sebagai Sarana Menyalurkan Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Ana Falera
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v2i2.2967

Abstract

Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) adalah calon pendidik Anak Usia Dini (AUD) yang mana mereka dituntut untuk kreatif dalam melaksanakan pembelajaran. Kreatif dalam hal mengkondisikan suasana kelas, kreatif dalam membuat media pembelajaran, kreatif dalam memilih alat dan bahan, dan juga kreatif dalam segala bidang demi menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak dan tidak mudah bosan. Optimalisasi youtube sebagai serana menyalurkan kreativitas mahasiswa PAUD dimulai dari membuat channel youtube, membuat pedoman upload video, membuat jadwal upload video, melakukan sosialisasi, melakukan evaluasi, dan terakhir adalah melakukan penyebarluasan link video yang telah diupload. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mendeskripsikan hasil penelitian terhadap subjek penelitian yaitu mahasiswa PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya dorongan pada mahasiswa untuk membuat video secara rutin, maka hal tersebut melatih mahasiswa untuk memiliki kemampuan kreatif. Dengan membiasakan mahasiswa untuk kreatif sejak duduk di bangku kuliah, maka menciptakan lulusan yang sudah memiliki kemampuan kreativitas yang mumpuni dan siap untuk menjadi pendidik PAUD.
Optimalisasi Stimulasi Motorik Halus sebagai Kegiatan Pra Menulis Anak Usia Dini dengan kecenderungan Disgrafia Falera, Ana
Efektor Vol 11 No 2 (2024): Efektor Vol.11 No.2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/e.v11i2.23768

Abstract

This study aims to explore the optimization of fine motor stimulation as a pre-writing activity in early childhood with a tendency towards dysgraphia, a developmental disorder that affects writing ability. Dysgraphia often hinders children's development in academic skills, especially in the writing process. This study was conducted through a literature study method that analyzed literature related to fine motor development that is relevant to children with dysgraphia. The results of the study showed that appropriate fine motor stimulation, such as beading, cutting, and tracing pattern activities, can significantly improve visual-motor coordination and fine muscle control needed in writing. In addition, structured interventions help improve the quality of children's handwriting, such as consistency of letter size, spacing between letters, and pencil pressure. This stimulation program also has a positive impact on children's self-confidence in carrying out writing activities. The conclusion of this study is that optimizing fine motor stimulation plays an important role in preparing early childhood with a tendency towards dysgraphia to develop better writing skills. However, this intervention requires active involvement from teachers and parents and needs to be adjusted to the child's individual needs. With the right support, children with dysgraphia can overcome writing difficulties and improve their academic readiness.
OPTIMALISASI POJOK BACA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI ANAK USIA DINI Ana Falera; Prisca Budi Juvitasari
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.9.1.31-38

Abstract

Kemampuan literasi pada anak usia dini berkontribusi terhadap kesuksesan anak di masa mendatang. Kemampuan ini menjadi salah satu pondasi untuk meningkatkan kemampuan lainnya seperti kemampuan bahasa, kognitif, dan sosial. Namun, kemampuan literasi pada anak masih rendah. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan literasi anak usia dini adalah dengan mengoptimalkan pojok baca di lingkungan pendidikan anak usia dini. Pojok baca merupakan area yang didesain khusus untuk mendorong anak berinteraksi dengan buku secara mandiri maupun dengan pendampingan pendidik atau orang tua. Namun, dalam implementasinya, pojok baca di berbagai satuan pendidikan masih menghadapi kendala. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat ditemukan model optimalisasi pojok baca yang efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi anak usia dini, Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan dengan peneliti sebagai instrumen kunci.  Hasil dari penelitian tersebut, peneliti menemukan beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pojok baca untuk meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini yaitu desain pojok baca yang menarik, pemilihan buku yang sesuai dengan minat dan usia anak, pendekatan interaktif, dukungan pendidik dan orangtua, mengaitkan pojok baca dengan aktivitas nyata,  serta memberikan penghargaan.
Pendampingan Ibu Jamaah Masjid Hayatul Islam Sumbergempol dalam Pengasuhan Anak tanpa Gadget Falera, Ana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i2.25313

Abstract

Tujuan dari adanya pengabdian kepada masyarakat tentang pengasuhan anak tanpa gadget ini adalah memberikan pemahaman tentang dampak positif dan negatif penggunaan gadget pada anak, dan memberikan strategi yang dapat dilakukan orangtua agar dapat melakukan pengasuhan tanpa menggunakan gadget. Pengabdian kepada masyarakat ini akan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Pada metode ini, peneliti dan peserta bekerja sama untuk memahami keadaan dan mengubahnya menjadi lebih baik. Langkah yang dilakukan dalam metode PAR adalah To Know, To Understand, To Plan, dan To Change. Orangtua yang notabene belum memiliki wawasan dan pengetahuan tentang gadget untuk anak, ternyata bisa diberikan pemahasan terkait hal tersebut.  Sehingga orangtua mampu memberikan aturan pada anak terkait penggunaan gadget. Orangtua juga akhirnya memiliki wawasan terkait kegiatan apa saja yang bisa dilakukan bersama anak sebagai pengganti gadget agar penggunannya dapat terkontrol.
INSTILL RELIGIOUS AND MORAL VALUES IN CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS IN EDUCATION UNIT EARLY CHILDHOOD Falera, Ana
Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/skijier.2022.62.05

Abstract

Children with Special Needs have the same right to get proper education as other normal children. This has been regulated by the government in statutory regulations. So it is important for educators and parents to provide support to children in getting an education. Every child has developmental tasks at every age that must be stimulated in order to develop optimally. One of the development tasks that must be achieved is on the aspect of religious and moral values. Children who experience visual impairment or also called blind, often experience problems in learning. Blind children need special stimulation so that their developmental tasks can be achieved. Educators need to carry out strategies that can be used to help blind children in learning. There are many stimulations that educators can do to instill religious and moral values ​​in blind children. However, after reviewing based on literature studies conducted by the author, the most effective way to instill religious and moral values ​​in blind children is through singing and habituation activities to carry out religious and moral values ​​in daily activities.
Preferensi Pendidik Atas Konsep Sekolah Ramah Anak di PAUD Inklusi Falera, Ana
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12757

Abstract

Child-friendly schools in Early Childhood Education institutions are a concept that emphasizes an environment that supports children's overall development. Child-friendly schools in Early Childhood Education institutions tend to promote inclusivity, meaning they open the door for children with special or different needs to join the same learning environment as other children. This study on child-friendly schools in inclusive Early Childhood Education institutions was carried out using the literature study method. Data collection was carried out by collecting references relevant to the study theme in the form of previous research results and then drawing an analysis regarding child-friendly schools in inclusive schools. The results of this study are that educators who support the concept of child-friendly schools in inclusive schools will demonstrate their commitment to inclusivity. in school practices and policies. A flexible teaching approach will be the hallmark of educators in child-friendly schools in inclusive schools. Also, educators at child-friendly schools in inclusive schools will utilize supporting technology to support inclusive learning.
Pengembangan Aplikasi Pencatatan Penilaian Anak bagi Guru PAUD Ana Falera
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2021): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v1i2.2098

Abstract

The focus of this research is the Child Assessment Recording Application which was created to facilitate Early Childhood educators in recording children's assessments and also assessments in daily, daily, monthly and semester assessments. This research is a development research called research and development (RnD) using the Borg and Gall model. This research procedure uses ten steps, starting from research testing and initial information collection, application planning, development of an initialapplication form, initial field trial, initial field trial revision, main field trial, main field test revision, implementation trial, application improvement. and finally the deployment of the application. The application was piloted on AUD educators through three stages, namely initial field trials, main field trials, and implementation trials. Eligibility of application based on the results of materials experts, design experts and AUD educators. Data collection techniques in this study using questionnaires, observation and interviews. Descriptive data analysis in the form of quantitative and qualitative. Based on the results of material expert validation with an average value of 4.25, it is included in the appropriate category, design experts with an average value of 4.42 are included in the appropriate category, and implementation trials with an average value of 93.3% are included in the feasible category. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that APPA is feasible to use.
Optimalisasi Youtube sebagai Sarana Menyalurkan Kreativitas Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Ana Falera
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2022): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v2i2.2967

Abstract

Early Childhood Education (PAUD) students are prospective Early Childhood Educators (AUD) where students are required to be creative in carrying out learning. Creative in terms of conditioning the classroom atmosphere, creative in making learning media, creative in choosing tools and materials, and also creative in all fields in order to create fun learning for children and not get bored easily. Optimizing youtube as a means to channel the creativity of PAUD students starting from creating a youtube channel, making video upload guidelines, making a video upload schedule, conducting socialization, evaluating, and finally disseminating the uploaded video link. This study uses a qualitative method by describing the results of research on research subjects, namely PAUD students. Collecting data in this study using interview, observation, and documentation techniques using interview and observation instruments. Triangulation techniques are also carried out so that the validity of the data is maintained. Furthermore, data analysis was carried out starting from data reduction, data presentation, and finally drawing conclusions. The results showed that with the encouragement of students to make videos on a regular basis, it trained students to have creative abilities. By getting students to be creative since they were in college, it creates graduates who already have strong creative abilities and are ready to become PAUD educators.