Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan QRIS dan Google Maps Terhadap Pengusaha Nasi Liwet di Desa Duwet Rani Syafitri; Aulia Yunicha Harly; Riko Kurniawan
Jurnal Abdimas UM Jambi Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas UM Jambi
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jaum.v1i2.446

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Nasi Liwet di Desa Duwet, Baki, Sukoharjo, mengenai digitalisasi, khususnya penggunaan pembayaran QRIS dan pendaftaran di Google Maps. Melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, tim melakukan identifikasi kebutuhan serta potensi pelaku UMKM yang masih minim dalam memanfaatkan teknologi digital. Pelatihan yang dilaksanakan pada 30 Agustus 2024 ini melibatkan 15 peserta, yang mendapatkan pemahaman tentang pentingnya digitalisasi dalam meningkatkan efisiensi dan visibilitas usaha. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 40% peserta belum menggunakan QRIS dan Google Maps, sedangkan 15% telah mengadopsi digitalisasi. Respon peserta terhadap pelatihan sangat positif, dengan tingkat antusiasme yang tinggi terlihat selama sesi. Diharapkan, melalui program ini, UMKM dapat lebih kompetitif di pasar digital dan memperluas jangkauan pemasaran mereka
PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT OLEH KOMUNITAS SUKU ANAK DALAM DI DUSUN DWI KARYA BAKTI KECAMATAN PELEPAT KABUPATEN MUARO BUNGO Hendra Kurniawan; Citra Rahmatia; Amelia Retno Eka Putri; Riko Kurniawan; Juliana Juliana
Jurnal Hutan Tropis Vol 14, No 2 (2026): Jurnal Hutan Tropis Volume 14 Nomer 2 Edisi Juni 2026
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v14i2.26038

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat adat merupakan bagian dari sistem pengetahuan lokal yang menghadapi ancaman erosi akibat perubahan sosial dan degradasi lingkungan, sehingga dokumentasi ilmiah menjadi sangat mendesak. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam pemanfaatan tumbuhan obat oleh komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi, dengan fokus pada identifikasi spesies, pola pemanfaatan berdasarkan kategori penyakit, serta dimensi sosial dan budaya yang melingkupinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap 20 responden yang dipilih secara sensus, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengidentifikasi 29 spesies tumbuhan obat yang dimanfaatkan untuk 11 kategori penyakit; kategori sakit kepala dan demam memiliki jumlah spesies tertinggi (9 spesies), dengan tumbuhan yang paling banyak digunakan antara lain durian (Durio zibethinus), brotowali (Tinospora sp.), sungkai (Peronema canescens), pasak bumi (Eurycoma longifolia), dan sembung (Blumea balsamifera), yang diolah melalui perebusan dan diminum sebagai ramuan; diikuti oleh kategori luka, bengkak, dan gatal (6 spesies), serta penyakit spesifik seperti maag, penawar racun, dan sakit telinga yang masing-masing hanya ditangani oleh satu spesies tumbuhan. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan analisis berbasis kategori penyakit dalam kajian etnobotani komunitas adat terpencil, yang memberikan perspektif baru dalam memahami pola pemanfaatan tumbuhan obat secara adaptif; temuan ini berimplikasi pada pengembangan strategi konservasi hayati, validasi fitokimia tumbuhan prioritas, serta integrasi kearifan lokal ke dalam sistem kesehatan berkelanjutan di Indonesia.