Hilman Cahyadin
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAJIAN MAKNA NAMA-NAMA DAN ESTETIKA KAIN SESEK SUKU SASAK DESA KEMBANG KERANG KECAMATAN AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR Hilman Cahyadin; Langen Bronto Sutrisno; I Nyoman Rediasa
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol. 15 No. 3: Desember 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpsp.v15i3.104174

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji makna di balik nama-nama kain sesek Suku Sasak di Desa Kembang Kerang, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Kain sesek merupakan warisan budaya bernilai estetis, historis, dan filosofis, di mana setiap penamaan motif tidak hanya menjadi identitas visual, tetapi juga memuat simbol-simbol kepercayaan, adat, dan pandangan hidup masyarakat Sasak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan enam nama utama kain sesek, yaitu Subahnale, Sri Menanti, Sabuk Peraban, Londong Abang Ragi Genap, Pucuk Rebong, dan Bintangan. Masing-masing mengandung nilai religius, sosial, dan budaya, seperti doa dan pujian kepada Tuhan, simbol kesabaran, pengharapan, ikatan persaudaraan, kelengkapan hidup, pertumbuhan, serta kemuliaan. Simbol-simbol tersebut menegaskan bahwa penamaan kain sesek merupakan bentuk komunikasi budaya yang merefleksikan identitas dan kearifan lokal masyarakat Sasak. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian budaya, pengembangan pendidikan seni rupa, serta menjadi rujukan bagi kajian etnolinguistik dan antropologi budaya.