Ariq Farhan Widiyanto
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Sistem Informasi Manajemen pada Penggunaan Platform Video YouTube di Era Digital Ariq Farhan Widiyanto; Friska Natalia Purba
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penerapan Sistem Informasi Manajemen (SIM) terhadap penggunaan platform YouTube dari perspektif pengguna atau penonton. Dengan memanfaatkan algoritma berbasis data, YouTube menawarkan pengalaman yang lebih personal bagi penggunanya melalui rekomendasi konten yang disesuaikan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan survei kepada penonton YouTube serta analisis literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIM di YouTube meningkatkan keterlibatan pengguna dengan merekomendasikan konten yang relevan, namun juga menimbulkan beberapa tantangan, terutama terkait privasi data dan frekuensi iklan yang mengganggu. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan transparansi dalam pengelolaan data pengguna serta pengurangan frekuensi iklan untuk menjaga kualitas pengalaman menonton.
PERANAN FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) DALAM MEMPERKUAT KINERJA KEUANGAN KORPORASI DI ERA GLOBALISASI: SUATU KAJIAN LITERATUR PADA NEGARA-NEGARA ASEAN Ariq Farhan Widiyanto; Suhono Suhono; Irvan Yoga Pardistya
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/21bkhd11

Abstract

Peranan Foreign Direct Investment (FDI) dalam memperkuat kinerja keuangan korporasi di kawasan ASEAN dengan mengintegrasikan temuan empiris terbaru dan data arus FDI periode 2020–2024. Arus FDI yang pulih pascapandemi menunjukkan dominasi Singapura, Indonesia, dan Vietnam sebagai penerima terbesar, yang mencerminkan stabilitas kebijakan dan daya tarik sektor industri di negara-negara tersebut. Melalui mekanisme transfer teknologi, peningkatan keterampilan tenaga kerja, dan modernisasi manajemen, FDI terbukti mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta profitabilitas perusahaan domestik. Perusahaan yang beroperasi dalam ekosistem industri yang terpapar investasi asing cenderung memperoleh manfaat spillover yang signifikan, terutama pada sektor manufaktur dan jasa berteknologi menengah-tinggi. Namun, kapasitas institusional yang tidak merata, ketidakkonsistenan regulasi, serta keterbatasan infrastruktur dan teknologi menyebabkan pemanfaatan FDI berbeda secara signifikan antarnegara ASEAN. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas FDI sangat dipengaruhi oleh kesiapan masing-masing negara dalam menyediakan lingkungan investasi yang kondusif dan kemampuan perusahaan lokal dalam menyerap teknologi serta praktik manajerial modern. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa FDI berperan strategis tidak hanya dalam memperkuat kinerja keuangan korporasi, tetapi juga dalam mempercepat transformasi industri dan memperdalam integrasi ekonomi kawasan ASEAN secara berkelanjutan.